Cara membuat KISI KISI SOAL di kurikulum MERDEKA #evaluasipembelajaran #Kisikisi
Salam Pembuka
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara memberikan salam pembuka dan menyampaikan harapannya agar semua orang dalam keadaan sehat dan semangat untuk belajar.
Pengenalan Topik
Ikhtisar Bagian: Pembicara menyambut penonton dan memperkenalkan topik tutorial kali ini, yaitu cara membuat kisi-kisi soal. Pembicara juga menjelaskan bahwa sebelum masuk ke tutorial, akan ada beberapa penjelasan tentang kajian atau teori terkait kisi-kisi soal.
Pentingnya Penilaian dalam Proses Pembelajaran
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa selain mengajar materi kepada siswa, guru juga perlu melakukan proses evaluasi dan penilaian terhadap kemampuan siswa. Penilaian dapat dilakukan melalui berbagai jenis tes seperti tes tulis, tes lisan, dan lain-lain.
Ajakan untuk Mendukung Channel YouTube
Ikhtisar Bagian: Pembicara mengajak penonton untuk mendukung channel YouTube-nya dengan cara subscribe, like, share, dan komen. Pembicara juga berterima kasih kepada yang sudah mendukung dan menyambut baik bagi yang baru menemukan channel tersebut.
Alur Proses Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan alur proses pembuatan soal secara umum. Dimulai dari penulisan kisi-kisi soal, pembuatan kartu soal, analisis kualitatif dan panel, pengetikan soal atau penyusunan soal uji coba, hingga analisis kuantitatif.
Fokus pada Pembuatan Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa dalam video ini akan difokuskan pada pembuatan kisi-kisi soal. Hal ini penting karena kisi-kisi soal menjadi acuan bagi penulis soal untuk menghasilkan soal-soal yang sesuai dengan tujuan tes.
Tampilan Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menunjukkan tampilan sederhana dari kisi-kisi soal. Kisi-kisi soal berbentuk tabel analisis yang memuat rincian materi tes atau tingkah laku yang diharapkan dari siswa atau testernya.
Fungsi dan Manfaat Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan fungsi dan manfaat kisi-kisi soal. Kisi-kisi soal menjadi panduan dalam menulis soal agar hasilnya sesuai dengan tujuan tes. Selain itu, kisi-kisi juga membantu menyelaraskan perangkat soal dengan komponen lainnya.
Penjelasan Lebih Lanjut tentang Fungsi Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara memberikan penjelasan lebih lanjut tentang fungsi kisi-kisi soal. Salah satunya adalah sebagai panduan dalam menulis soal yang sesuai dengan tujuan tes. Kisi-kisi soal juga membantu menyelaraskan perangkat soal dengan komponen lainnya.
Contoh Tampilan Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menunjukkan contoh tampilan kisi-kisi soal yang biasa digunakan. Tampilannya berupa tabel dengan identitas seperti nama pelajaran, kurikulum, kelas, semester, alokasi waktu, jumlah soal, dan penyusun.
Penjelasan Lebih Lanjut tentang Isi Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa satu KD (Kompetensi Dasar) dapat terdiri dari beberapa materi dan indikator soal. Level dan bentuk soal juga dapat bervariasi dalam satu KD.
Informasi Tambahan pada Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menunjukkan contoh tambahan informasi yang dapat ditambahkan pada kisi-kisi soal seperti penulisan soal dan indikator pembelajaran.
Ini adalah ikhtisar singkat dari isi transkrip tersebut menggunakan bahasa Indonesia dan format markdown.
Isian atau Indikator-Indikator Soal untuk Tiap
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara membahas tentang isian atau indikator-indikator soal untuk setiap tujuan pembelajaran.
Tujuan Pembelajaran dan Indikator Soal
- Tujuan pembelajaran perlu diingat dalam kurikulum Merdeka adalah alur tujuan pembelajaran atau tujuan pembelajaran saja.
- Materi yang ditulis harus mencakup tujuan pembelajaran dan indikator soal, level soal, bentuk soal, dan nomor soal.
Fokus pada Soal dengan Tingkat Berpikir Tinggi
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan pentingnya fokus pada soal-soal dengan tingkat berpikir tinggi (HOTS).
- Saat menyusun soal, perlu difokuskan pada soal-soal dengan tipe berpikir tinggi atau HOTS.
- Kemampuan berpikir tingkat tinggi juga dikenal sebagai Higher Order Thinking Skill (HOTS).
- Keterampilan berpikir tingkat tinggi menjadi penting karena siswa harus memiliki kemampuan menghadapi dunia nyata yang terus berubah.
Alasan Membuat Pertanyaan dengan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan alasan mengapa kita harus membuat pertanyaan dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
- Dalam era digital saat ini, tantangan bagi siswa semakin kompleks.
- Perubahan yang cepat membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
- Keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti kreativitas dan penyelesaian masalah menjadi penting dalam era otomasi.
Mengapa Menggunakan Soal dengan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan mengapa kita harus menggunakan soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
- Tantangan siswa semakin kompleks di era sekarang.
- Keterampilan dalam teknologi, sosial, emosional, dan berpikir tingkat tinggi diperlukan pada era otomasi ini.
- Penggunaan soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi membantu mengevaluasi kemampuan siswa dan merencanakan pembelajaran yang meningkatkan keterampilan berpikir mereka.
High Order Thinking Skill (HOTS)
Ikhtisar Bagian: Pembicara memberikan gambaran tentang High Order Thinking Skill (HOTS).
- HOTS adalah kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi.
- Level C1 hingga C6 dari Taksonomi Bloom menggambarkan level kemampuan berpikir dari rendah ke tinggi.
- Jika pembelajaran masih pada level C1 seperti mengingat atau memahami, itu belum mencapai keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Contoh Indikator Pembelajaran
Ikhtisar Bagian: Pembicara memberikan contoh indikator pembelajaran.
- Indikator pembelajaran masih menggunakan kata kerja operasional seperti menyebutkan, menunjukkan, memilih, mengidentifikasi.
- Indikator-indikator tersebut masih pada level C1 (mengingat) dan belum mencapai keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Bagian lain dari transkrip tidak memiliki informasi yang relevan atau cukup untuk disertakan dalam ringkasan ini.
Kata Kerja Operasional dalam Membuat Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara menjelaskan penggunaan kata kerja operasional dalam membuat kisi-kisi soal dan fokus pada penilaian kognitif.
- Kata kerja operasional digunakan dalam membuat kisi-kisi soal.
- Kisi-kisi soal digunakan untuk penilaian sikap.
- Fokus penilaian adalah pada penilaian kognitif.
- Fokusnya adalah pada C4, C5, dan C6 dari taksonomi Bloom.
- Soal-soal HOTS merupakan instrumen pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi.
- Soal-soal HOTS memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti mentransfer konsep, memproses informasi, mencari ikatan informasi, menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah, dan menelaah ide secara kritis.
Dimensi Pengetahuan dalam Soal HOTS
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa soal-soal HOTS mengukur dimensi metakognitif dari taksonomi Bloom yaitu evaluasi (C4), analisis (C5), dan kreasi (C6).
- Soal-soal HOTS mengukur dimensi metakognitif dari taksonomi Bloom.
- Kemampuan metakognitif meliputi menghubungkan konsep, menggabungkan konsep, mengintegrasikan hasil permasalahan dengan konsep yang telah dipelajari sebelumnya, memilih strategi yang tepat, berargumen, dan mengambil keputusan yang tepat.
- Dimensi taksonomi HOTS adalah C4 (evaluasi), C5 (analisis), dan C6 (kreasi).
Bentuk Soal HOTS
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa soal-soal HOTS dapat berbentuk pilihan ganda atau uraian.
- Soal-soal HOTS dapat berbentuk pilihan ganda atau uraian.
- Pilihan ganda dan uraian digunakan dalam menyusun kisi-kisi soal.
- Pertimbangan pertama dalam menyusun kisi-kisi soal adalah menelaah KD yang dapat dibuat soal-soal HOTS.
- Tujuan pembelajaran dari kurikulum K13 menjadi acuan dalam menyusun kisi-kisi soal.
Tujuan Pembelajaran untuk Membuat Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa tujuan pembelajaran menjadi dasar dalam membuat indikator soal pada kisi-kisi soal.
- Tujuan pembelajaran menjadi dasar dalam membuat indikator soal pada kisi-kisi soal.
- Indikator soal disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang tercantum di modul ajar atau buku siswa.
Tahapan Menyusun Kisi-kisi Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan tahapan menyusun kisi-kisi soal, termasuk memilih materi pelajaran, merumuskan indikator soal, dan menentukan jenis soal.
- Tahapan menyusun kisi-kisi soal meliputi memilih materi pelajaran, merumuskan indikator soal, dan menentukan jenis soal.
- Ada lima tujuan pembelajaran yang dapat dijadikan dasar untuk membuat kisi-kisi soal.
- Jenis soal yang digunakan dalam kisi-kisi soal dapat berupa pilihan ganda atau uraian.
Merumuskan Indikator Soal
Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan pentingnya merumuskan indikator soal sebagai langkah dalam menyusun kisi-kisi soal.
- Merumuskan indikator soal merupakan langkah penting dalam menyusun kisi-kisi soal.
- Indikator soal harus sesuai dengan tujuan pembelajaran dan materi pelajaran yang dipilih.
- Ada beberapa jenis indikator soal yang dapat digunakan, seperti analisis, sintesis, evaluasi, dll.
The above summary is based on the provided transcript.
Analisis Teks Deskripsi
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang analisis teks deskripsi dan hubungannya dengan informasi yang terkandung dalam teks deskripsi.
Penggunaan Level Musik
- Menggunakan level [Musik] untuk menunjukkan bukti VOC 4.
- Kata kerja yang digunakan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Menuliskan Indikator Soal
- Penting untuk berhati-hati dalam menuliskan indikator soal.
- Berpatokan pada materi, level, dan kata kerja operasional yang telah dipilih.
Penggunaan Stimulus dalam Soal
- Stimulus dapat berupa teks, gambar, skenario, tabel, grafik, wacana dialog, video, atau permasalahan.
- Stimulus harus bersifat positif dan tidak menimbulkan efek negatif.
- Jika memungkinkan, stimulus hendaknya bersifat edukatif dan memberikan pesan moral serta inspirasi kepada peserta tester.
Contoh Indikator Soal
- Contoh indikator soal menggunakan stimulus berupa teks atau paragraf deskriptif tentang keindahan pantai Pulau Merah.
- Siswa atau peserta didik diminta untuk menunjukkan informasi yang salah dari teks tersebut.
Rumus Pembuatan Soal
Ikhtisar Bagian: Bagian ini menjelaskan rumus pembuatan soal dengan menggunakan kata kerja operasional, stimulus, dan konteks yang baru.
Contoh Indikator Soal
- Contoh indikator soal menggunakan stimulus berupa teks tentang keindahan pantai Pulau Merah.
- Siswa atau peserta didik diminta untuk menunjukkan informasi yang salah dari teks tersebut.
Soal Pilihan Ganda
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang soal pilihan ganda yang menggunakan teks atau paragraf sebagai stimulus.
Contoh Soal Pilihan Ganda
- Soal pilihan ganda terdiri dari satu teks atau paragraf sebagai stimulus.
- Siswa harus memilih pernyataan yang tidak sesuai dengan informasi yang ada di teks tersebut.
Informasi Teks Deskripsi
Ikhtisar Bagian: Bagian ini memberikan contoh lain mengenai informasi dalam teks deskripsi.
Contoh Informasi Teks Deskripsi
- Contoh informasi dalam teks deskripsi adalah tentang keindahan pantai dan pasir Pantai Pulau Merah.
Pastikan untuk menghubungkan setiap bullet point dengan timestamp yang sesuai.
Membandingkan
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang membandingkan dua teks deskriptif tentang musik, makanan, dan daerah.
Membandingkan Teks Deskriptif
- Disajikan dua teks yang harus dibandingkan.
- Siswa dapat memeriksa dan membandingkan perbedaan impor dengan tepat.
- Terdapat pilihan ganda soal nomor 10 untuk membandingkan.
- Pembagian soal dalam TP (Tes Pemahaman).
- Membuat kisi-kisi soal dengan melihat buku siswa, buku guru, dan modul sebagai referensi materi yang telah dipelajari.
Penulisan Kartu Soal
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas penulisan kartu soal sebagai penutup video.
Penulisan Kartu Soal
- Menjelaskan cara membuat kartu soal.
Sampai jumpa di video berikutnya!