CW 2.7 Brief dan Ide Copywriting
Brief dan Ide Copyrighting
Overview: Pada modul ini, kita akan membahas tentang brief dan ide copyrighting. Brief adalah informasi yang diberikan oleh klien atau tim lain mengenai brand, produk/jasa yang ditawarkan, target audience, fitur/benefit, competitor, voice/tonality, background brand/campaign serta output yang diinginkan. Sedangkan ide copyrighting didapatkan dengan menemukan satu pesan atau cerita yang jelas terlebih dahulu menggunakan pendekatan storybrand.
Brief dalam Copyrighting
- Brief berasal dari klien atau tim lain.
- Isi brief meliputi informasi tentang brand, produk/jasa yang ditawarkan, target audience, fitur/benefit, competitor, voice/tonality, background brand/campaign serta output yang diinginkan.
- Contoh brief untuk pasta merek Esensi: pakaian muslimah dengan bahan terbaik di kelasnya dan harganya terjangkau. Target audience adalah wanita berusia 20-35 tahun. Kompetitornya adalah Atelier Angelina. Unit Story Point dari merek xxi.id adalah baju yang dapat menjadi cerita.
- Output dari brief bisa berupa konten media sosial seperti iklan Facebook Ads dan landing page.
Ide Copyrighting
- Ide copyrighting didapatkan dengan menemukan satu pesan atau cerita yang jelas terlebih dahulu menggunakan pendekatan storybrand.
- Pendekatan storybrand memiliki tujuh elemen dalam satu buah cerita yaitu karakter dengan masalah dan tujuan, guide, call to action, perubahan hidup, kesuksesan atau kegagalan.
- Untuk mendapatkan ide copyrighting, kita bisa membuat mind map dengan menuliskan karakter, problem dan apa yang ingin disampaikan.
Menentukan Isi Storybrand Grafik
Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang cara menentukan isi dari storybrand grafik. Pertama, tentukan apa yang ingin disampaikan dan masukkan ke dalam seestory brand grafik. Kemudian, pilih karakter dari tiga pilihan yang mungkin memiliki tujuan yang sama. Setelah itu, tuliskan problem dari sisi eksternal internal sama filosofikal.
Guide atau Penolong dalam Storybrand
Overview: Bagian ini membahas tentang guide atau penolong dalam storybrand. Pembicara menjelaskan bahwa kita harus menentukan siapa yang akan menjadi guide atau penolong dan apa yang dia tawarkan serta cara mengajaknya. Hal ini sangat berpengaruh pada suksesnya storybrand di berbagai macam medium.
Transformasi Storybrand
Overview: Bagian ini membahas tentang transformasi storybrand dari awal hingga akhir. Kita harus menentukan transformasinya dari awalnya seperti apa menjadi akhirnya seperti apa agar dapat menghindari kegagalan.
Pembahasan Lebih Lanjut Mengenai Storybrand
Overview: Bagian ini menyebutkan bahwa akan ada pembahasan lebih lanjut dan mendalam mengenai storybrand di modul 6 sampai Radi modul berikutnya.