Teori Atom
Perkembangan Teori Atom
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, kita akan belajar tentang perkembangan teori atom dari Democritus hingga penemuan elektron, proton, dan neutron.
Democritus dan Atomos
- Pada abad ke-4 SM, Democritus mengemukakan konsep atom.
- Atomos dalam bahasa Yunani berarti "tidak dapat dipecahkan lagi" atau "tidak dapat dibagi-bagi".
- Konsep atomos adalah partikel terkecil yang tidak bisa dibagi lagi.
John Dalton dan Hukum Kekekalan Massa
- Pada tahun 1833, John Dalton menemukan hukum kekekalan massa.
- Dalton percaya bahwa atom tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat diatur ulang melalui reaksi kimia.
JJ Thomson dan Elektron
- Pada tahun 1893, JJ Thomson menemukan adanya elektron melalui penelitiannya tentang tabung sinar katoda.
- Elektron memiliki muatan negatif dan bergerak di sekitar inti atom yang padat.
Ernest Rutherford dan Inti Atom
- Pada tahun 1910, Ernest Rutherford menemukan adanya inti atom melalui percobaan sinar alfa pada lempengan emas.
- Rutherford menyimpulkan bahwa ada inti positif di tengah-tengah atom yang dikelilingi oleh elektron yang tersebar.
Penemuan Proton dan Neutron
- James Chadwick menemukan adanya neutron melalui penelitiannya tentang penembakan partikel alfa ke plat berilium.
- Terdapat proton dengan muatan positif di dalam inti atom.
Spektrum Atom Hidrogen
- Pada tahun 1913, Niels Bohr melakukan percobaan spektrum atom hidrogen.
- Percobaan ini menghasilkan spektrum warna yang menunjukkan tingkat energi atom.
Kesimpulan
Ikhtisar Bagian: Dalam pembelajaran ini, kita telah mempelajari perkembangan teori atom dari Democritus hingga penemuan elektron, proton, dan neutron. Teori-teori ini membantu kita memahami struktur dasar materi dan bagaimana partikel-partikel tersebut saling berinteraksi dalam dunia kimia.
Teori Mekanika Kuantum
Ikhtisar Bagian: Pada tahun 1926, tiga peneliti yaitu De Broglie, Desember, dan Erwin Schrodinger mengembangkan teori mekanika kuantum. Teori ini menyatakan bahwa partikel dapat memiliki sifat sebagai partikel dan gelombang secara bersamaan. Elektron dalam atom dijelaskan dengan sifat gelombang dan kebolehjadian.
Pengertian Dasar Mekanika Kuantum
- Energinya berdasarkan Niels Bohr.
- Nelpon-nelpon tidak dapat membuktikan atom-atom lain selain atom hidrogen.
- Teori mekanika kuantum menyatakan bahwa partikel bisa bersifat sebagai partikel dan gelombang.
- Elektron dalam atom dijelaskan dengan sifat gelombang dan kebolehjadian.
- Elektron digambarkan sebagai awan elektron bermuatan negatif yang tersebar disekitar inti.
Persamaan Gelombang Schrodinger
- Erwin Schrodinger merumuskan persamaan gelombangnya dengan lambang si dan turunan-turunan fisikanya.
- Persamaan ini menghitung amplitudo dari gelombang yang berbentuk bola.
Prinsip Ketidakpastian
- Werner Heisenberg menemukan prinsip ketidakpastian yang menyatakan bahwa kita tidak dapat mengetahui posisi dan momentum suatu partikel secara pasti pada saat yang sama.
- Keberadaannya tidak pasti, tetapi kebolehjadiannya bisa ditentukan.
Orbit Elektron
- Elektron dalam atom tidak memiliki lintasan yang pasti, tetapi tersebar bebas di sekitar inti.
- Orbit elektron adalah ruang dengan kebolehjadian tertinggi untuk menemukan elektron.
Kesimpulan
Teori mekanika kuantum merupakan teori yang paling sempurna dalam menjelaskan sifat partikel dan gelombang. Penemuan ini dilakukan oleh peneliti-peneliti hebat pada masanya.