1.3. Iklan Facebook vs Iklan Konvensional
Perbedaan Iklan Digital dan Konvensional
Overview: Pada modul ini, akan dibahas perbedaan antara iklan digital dan konvensional. Terdapat dua jenis platform berbayar untuk beriklan yaitu digital dan konvensional. Platform konvensional seperti koran, brosur, spanduk, radio, TV memiliki cakupan pasarnya terbatas pada demografi tertentu. Sedangkan platform digital seperti Instagram, Facebook, Google, YouTube memiliki cakupan pasarnya yang lebih luas.
Potensi Beriklan di Platform Digital
- Terdapat berbagai sosial media platform yang bisa dimanfaatkan untuk beriklan seperti Instagram dan Facebook.
- Instagram dan Facebook berada dalam satu naungan perusahaan yang sama sehingga memungkinkan kita untuk sekaligus beriklan di kedua platform tersebut.
- Google sudah membeli YouTube sehingga kita bisa sekaligus beriklan di Google dan YouTube.
- Instagram dan Facebook lebih fleksibel dalam mengakomodir produk-produk tertentu seperti fashion atau otomotif.
Kelebihan Beriklan di Platform Digital
- Kita bisa mendapatkan data yang akurat tentang jumlah orang yang melihat iklan kita serta asal mereka dari mana.
- Kita bisa merubah detail-detail iklan dengan mudah sesuai kebutuhan tanpa harus membuat poster baru.
- Kita bisa mulai beriklan dengan budget kecil terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan hasil yang didapatkan.
Dari modul ini, dapat disimpulkan bahwa beriklan di platform digital memiliki kelebihan dibandingkan dengan konvensional seperti cakupan pasarnya yang lebih luas dan fleksibilitas dalam mengakomodir produk-produk tertentu. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan data yang akurat tentang iklan kita serta merubah detail-detail iklan dengan mudah sesuai kebutuhan.
Algoritma Facebook dan Instagram di Tahun 2021
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, kita akan membahas algoritma Facebook dan Instagram di tahun 2021.
Pengenalan
- Algoritma Facebook dan Instagram digunakan untuk menentukan konten apa yang ditampilkan pada feed pengguna.
- Algoritma ini didasarkan pada sejumlah faktor seperti preferensi pengguna, interaksi dengan konten, waktu posting, dll.
Faktor-faktor Penting dalam Algoritma
- Preferensi Pengguna: Konten yang muncul di feed pengguna didasarkan pada preferensi mereka. Jika seseorang sering berinteraksi dengan jenis konten tertentu, maka algoritma akan menampilkan lebih banyak konten semacam itu.
- Interaksi dengan Konten: Semakin banyak orang yang berinteraksi dengan suatu postingan (misalnya menyukai atau mengomentari), semakin besar kemungkinan bahwa postingan tersebut akan muncul di feed orang lain.
- Waktu Posting: Waktu posting juga mempengaruhi apakah suatu konten akan muncul di feed pengguna. Postingan yang diposting saat mayoritas pengguna online cenderung memiliki peluang lebih besar untuk muncul di feed mereka.
Strategi untuk Meningkatkan Visibilitas Konten
- Gunakan Hashtag: Menggunakan hashtag dapat membantu meningkatkan visibilitas konten Anda karena memungkinkan orang untuk menemukan postingan Anda melalui pencarian hashtag.
- Buat Konten Berkualitas Tinggi: Konten yang berkualitas tinggi cenderung mendapatkan lebih banyak interaksi dan oleh karena itu memiliki peluang lebih besar untuk muncul di feed pengguna.
- Gunakan Fitur Video: Video adalah jenis konten yang populer di Facebook dan Instagram. Menggunakan video dapat membantu meningkatkan visibilitas konten Anda.
Kesimpulan
Algoritma Facebook dan Instagram sangat penting dalam menentukan konten apa yang ditampilkan pada feed pengguna. Untuk meningkatkan visibilitas konten, gunakan hashtag, buat konten berkualitas tinggi, dan gunakan fitur video.
Ubah video apa pun menjadi ringkasan seperti ini
Video YouTube, rapat, kuliah. Dengan transkrip, pencarian, dan chat.