10 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia
Overview: Dalam video ini dijelaskan sepuluh pintu setan yang sangat halus dalam menyesatkan manusia. Setiap pintu memiliki karakteristik dan dampak yang berbeda pada manusia.
Hasad Dengki atau Tamak
- Ketamakan akan membutakan, membuat tuli, dan menggelapkan Cahaya Kebenaran.
- Sifat hasad akan membuat sesuatu terlihat baik padahal sebenarnya mungkar.
Marah
- Marah dapat merusak akal dan melemahkan diri untuk melakukan ketaatan pada Allah.
- Mintalah perlindungan pada Allah jika marah.
Menghias Tempat Tinggal, Pakaian, dan Perabot
- Orang seperti ini hanya menghabiskan usianya untuk tujuan tersebut saja.
- Kerugian lainnya adalah kehilangan kesempatan untuk melakukan ketaatan pada Allah.
Kenyang
- Kondisi seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan diri untuk melakukan ketaatan pada Allah.
- Orang yang lebih sering kenyang di dunia akan sering lapar di akhirat nanti.
Tamak pada Orang Lain
- Sifat seperti ini akan membuat seseorang menjadi berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya.
- Akhirnya dia akan mencari muka di hadapan orang tersebut tanpa mau memerintahkan kebajikan atau melarang kemungkaran.
Tergesa-gesa
- Sifat ingin tergesa-gesa berasal dari setan, sedangkan sifat perlahan-lahan atau sabar berasal dari Allah.
- Sabar adalah sifat yang dianjurkan dalam Islam.
Harta
- Sifat seperti ini akan membuat manusia berusaha mencari harta bagaimana pun caranya.
- Orang seperti ini akan menjadi Bachir atau kikir takut miskin dan tidak melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.
Fanatik
- Setan mengajak orang awam supaya ta'ashub atau fanatik pada madzhab atau golongan tertentu.
- Orang seperti ini tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.
Memikirkan Dzat dan Sifat Allah
- Setan mengajak orang awam untuk memikirkan hakikat atau kaifiah zat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal manusia.
- Hal ini dapat membuat manusia ragu dalam masalah aqidah.
Berburuk Sangka Terhadap Muslim Lainnya
- Selalu berburuk sangka pada Muslim lainnya dapat membuat seseorang merasa lebih baik daripada orang tersebut.
- Seorang muslim seharusnya selalu mencari udzur dari saudaranya, bukan mencari-cari aib orang lain.