LoSaRI v.1.0: Analisis Korelasi Parsial dengan Metode Parametrik Pearson's
Analisis Korelasi Parsial dengan Metode Person
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang analisis korelasi parsial menggunakan metode person untuk menganalisis hubungan antara dua variabel kuantitatif yang dikontrol oleh minimal satu variabel kuantitatif lainnya.
Memilih Data untuk Analisis
- Pilih bentuk data yang akan digunakan, misalnya dengan mengunggah file iris.csv.
- Setelah memilih data, klik menu "correlation" dan pilih submenu "parsial".
- Pilih metode person sebagai metode korelasi.
- Pilih variabel kuantitatif yang akan dianalisis.
Menentukan Variabel Kontrol
- Pilih minimal satu variabel kuantitatif sebagai variabel kontrol terhadap kedua variabel yang akan dianalisis.
- Contoh: Variabel kontrol yang dipilih adalah panjang kelopak bunga (sepal length) dan lebar kelopak bunga (petal width).
Melihat Data dan Menjalankan Analisis
- Klik "lihat data" untuk melihat data pada variabel yang telah dipilih.
- Setelah melihat data, klik "Run" untuk menjalankan analisis.
- Tunggu hingga proses selesai dan hasil analisis ditampilkan.
Memeriksa Kenormalan Multivariat dan Univariat
- Untuk memeriksa kenormalan multivariat, pilih metode kenormalan seperti Royston pada kotak multivariat normality test.
- Untuk memeriksa kenormalan univariat, pilih metode kenormalan seperti Shapiro-Wilk pada kotak univariat normality test.
Memilih Jenis Grafik dan Metode Pendeteksi Outlier
- Pilih jenis grafik yang akan digunakan, misalnya boxplot.
- Pilih metode pendeteksi outlier, misalnya adjusted kuantil method.
- Klik "Run" untuk menghasilkan grafik yang dipilih.
Menyimpan Hasil Analisis
- Untuk menyimpan hasil pengolahan data, klik "save" dan pilih format dokumen seperti HTML atau Word.
- Jika ingin menyimpan grafik secara terpisah, klik kanan pada grafik dan pilih "save image as".
Ini adalah langkah-langkah umum dalam melakukan analisis korelasi parsial dengan metode person.