BLOCKSIZE WAR 2.0: Perang Saudara di Bitcoin Karena Ordinals, BRC-20 & ORC-20
//Chapters 00:00 Intro 01:40 Blocksize War 1.0 04:02 Large Blockers vs Small Blockers 07:03 Segwit 09:23 Bitcoin XT 11:57 Lightning Network 15:39 End of War 16:14 Blocksize War 2.0 //Join Juga Di Instagram: https://www.instagram.com/angga.andinata Twitter: https://twitter.com/anggaandinata //Follow Us On Instagram https://www.instagram.com/angga.andinata //Sponsorship & Business Inquiry anggaandinata@gmail.com Semua isi dari video ini BUKAN SARAN FINANSIAL Angga Andinata bukan penasehat keuangan. Angga Andinata tidak mempunyai sertifikat financial planner. Bukan ahli kripto, saham, forex, property atau investasi lainnya. DO YOUR OWN RESEARCH BUKAN SARAN FINANSIAL BUKAN SARAN FINANSIAL BUKAN SARAN FINANSIAL
BLOCKSIZE WAR 2.0: Perang Saudara di Bitcoin Karena Ordinals, BRC-20 & ORC-20
Perang Saudara di Komunitas Bitcoin
Overview: Video ini membahas tentang perang saudara yang terjadi di komunitas Bitcoin selama 2-3 tahun. Perdebatan utamanya adalah tentang ukuran blok maksimum pada Bitcoin.
Latar Belakang
- Pada tahun 2014 dan 2015, terjadi perang saudara pertama di komunitas Bitcoin yang disebut dengan "Blogsport".
- Satoshi memperkenalkan batasan ukuran blok sebesar 1 MB pada tahun 2009.
- Kevin Anderson mengklaim dirinya sebagai pemimpin Bitcoin setelah Satoshi mundur dan membeli 20.000 Bitcoin senilai $50.
- Keputusan Satoshi untuk membatasi ukuran blok menjadi satu megabyte menimbulkan perdebatan di kemudian hari.
Kubu Large Blockers
- Mereka berargumen bahwa batasan satu megabyte tidak masuk akal dan jumlah transaksi yang bisa ditangani oleh jaringan Bitcoin tidak akan pernah menyamai Visa.
- Mereka juga berpendapat bahwa limitasi ini akan membuat penggunaan Bitcoin lebih sulit bagi individu kecil.
- Para pendukung large blockers didukung oleh Gregory Maxwell.
Kubu Smart Lockers
- Mereka berargumen bahwa memperbesar kapasitas blok akan membuat Bitcoin lebih terpusat dan bertentangan dengan visi desentralisasi.
- Para pendukung smart lockers didukung oleh para ilmuwan dan akademisi.
Akhir Perang Saudara
- Perdebatan ini memecah belah komunitas Bitcoin.
- Pada tahun 2017, perang saudara berakhir dengan kubu large blockers menyerah dan menerima solusi SegWit yang mengizinkan transaksi off-chain.
- Solusi ini memperbolehkan peningkatan kapasitas blok tanpa harus merubah ukuran maksimum blok.
Konferensi Moneral dan Perang Blockers
Pada bagian ini, dijelaskan tentang konferensi Moneral yang membahas penambahan kapasitas block Bitcoin hingga 8000 MB. Namun, komunitas big blockers menolak proposal tersebut dan memilih untuk tidak menghadiri konferensi scaling Bitcoin.
Proposal Penambahan Kapasitas Block Bitcoin
- Kevin mengajukan untuk menambah kapasitas block Bitcoin menjadi dua megabyte kemudian 4 MB kemudian 8 MB hingga akhirnya menjadi 8000 MB.
- Komunitas big blockers menolak proposal tersebut dan memilih untuk tidak menghadiri konferensi scaling Bitcoin.
Solusi Scaling Bitcoin
- Segregated Witness (SegWit) adalah cara untuk meningkatkan ukuran blok Bitcoin dengan cara menghapus Signature di transaksinya.
- SekWit sangat sulit dijelaskan pada para big blockers yang rata-rata dari corporate tapi proposal sek with ini dianggap sebagai win-win solution.
- SekWit dipandang sebagai solusi terbaik oleh para pendukung small blockers karena dapat berinteraksi secara simple dengan wallet lama maupun baru.
Cara Kerja Segregated Witness
Bagian ini menjelaskan bagaimana SegWit bekerja dalam meningkatkan ukuran blok Bitcoin.
Meningkatkan Ukuran Blok Bitcoin
- SegWit adalah kependekan dari Secret witness. Ini adalah cara untuk meningkatkan ukuran blok Bitcoin caranya dengan menghapus Signature di transaksinya nggak bisa dibilang juga ini adalah penambahan block size yang sebenarnya karena untuk Note atau klient yang belum upgrade hanya bisa melihat satu megabyte.
- SekWit memisahkan signature dari blok dengan membuatkan blok baru khusus untuk Signature, sehingga block Bitcoin bisa dipenuhi transaksi saja.
Perang Blockers Berakhir
Bagian ini menjelaskan bagaimana perang antara large blockers dan small blockers berakhir.
Gagalnya Bitcoin XT
- Pada 28 Desember 2015, Bitcoin XT diserang oleh DDoS attack yang sangat masif hingga koneksi internet di 5 daerah tumbang. Serangan tersebut diduga dilakukan oleh Smart Locker Anonymous.
- Michael, pendukung utama Bitcoin XT, mengatakan bahwa Bitcoin adalah file experimen dan menjual seluruh koinnya. Harga Bitcoin waktu itu drop dari 430 dollar menjadi 388 dollar overall.
- Kegagalan support minor dari China menjadi salah satu alasan mengapa hard fork dari Bitcoin XP tidak jalan.
Solusi Scaling Selanjutnya
- Lightning Network diperkenalkan sebagai solusi scaling selanjutnya pada Februari 2014. Ini lebih matematis dalam mengatasi skalabilitas Bitcoin netbook daripada menggunakan blockchain yang ada saat ini.
Bitcoin dan Blok Size
Overview: Pada video ini dibahas mengenai perbedaan pandangan antara large blockers dan small blockers dalam hal penggunaan Bitcoin sebagai payment network atau sistem moneter.
Pandangan Large Blockers dan Small Blockers
- Large blockers melihat Bitcoin sebagai payment network yang dapat menyaingi Visa, sementara small blockers melihatnya sebagai bentuk baru dari uang.
- Small blockers ingin Bitcoin menjadi sistem moneter, sedangkan big bloggers menganggapnya sebagai aset berharga seperti emas.
- Smart lockers ingin menyaingi Central Bank sebagai resoft currency, sementara big bloggers menganggap Lightning Network sebagai bisnis model payment network.
Konflik Blok Size
- Konflik tentang blok size muncul pada Last Blocker Conference pada 30 Juni 2017.
- Para large bloggers mencoba hard fork dengan membuat Bitcoin Cash yang diinisiasi oleh Jihan Woo.
- Setelah perdebatan selama 3 tahun antara large blockers dan small blockers, blok size world ini dianggap sebagai kemenangan untuk small blockers.
Ordinals dan Beasis 20
- Dengan adanya ordinal protokol dan beasis 20 eksperimen di network Bitcoin, kebutuhan blok size semakin besar.
- Komunitas menyebutnya dengan NFC Bitcoin atau lebih populer dengan ordinals, sedangkan BRC20 adalah satu gepok saat yang mudah di inscribe dan dikasih nama yang sama.
- Bitcoin setelah BRC 20 second yang mudah di inscribe malah laku lebih mahal daripada set itu sendiri.
Perdebatan Blok Size
- Battle night di network with Finance harus tutup pintu WD Bitcoin hingga dua kali di bulan Mei ini karena networknya macet parah.
- Saat ini semua pihak sedang menunggu perkembangan terbaru mengenai blok size dan ordinals experiment.