PA INDUKTIF & SEJARAH PENEBUSAN. Pembekalan Pembimbing Komisi. Sabtu, 19092020. Pdt. NT. Prasetyo

PA INDUKTIF & SEJARAH PENEBUSAN. Pembekalan Pembimbing Komisi. Sabtu, 19092020. Pdt. NT. Prasetyo

Pembukaan dan Doa

Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara membuka acara dengan berdoa dan memohon agar Tuhan memberikan keberkahan pada acara tersebut.

  • Pembicara membuka acara dengan menyapa peserta dan memulai doa.
  • Doa dimulai dengan ucapan syukur atas kesempatan yang diberikan oleh Tuhan.
  • Peserta juga diminta untuk bersama-sama berdoa agar acara dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua peserta.

Pengenalan Materi

Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara memperkenalkan materi yang akan dibahas yaitu "Peta Induktif atau Penggalian Alkitab Induktif".

  • Pembicara memperkenalkan dirinya sebagai orang yang akan membawakan materi tentang "Peta Induktif atau Penggalian Alkitab Induktif".
  • Materi tersebut diambil dari artikel Paul Kitabku Induktif atau Penggalian atau Pendalaman Alkitab Induktif.

Tujuan Belajar

Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara menjelaskan tujuan belajar penggalian Alkitab induktif.

  • Tujuan belajar penggalian Alkitab induktif adalah untuk memahami firman Tuhan secara lebih mendalam melalui cara penggalian yang berangkat dari teks Alkitab.
  • Penggalian Alkitab induktif bertujuan untuk menemukan prinsip-prinsip dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penggalian Keluar

Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara menjelaskan tentang penggalian keluar dalam penggalian Alkitab induktif.

  • Penggalian keluar adalah cara penggalian yang mencoba untuk memikirkan, merenungkan, menafsirkan, dan menerapkan apa yang ada di dalam teks Alkitab.
  • Tujuannya adalah untuk menarik keluar prinsip-prinsip yang ada di dalam teks dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Induktif vs Deduktif

Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara menjelaskan perbedaan antara pendekatan induktif dan deduktif.

  • Pendekatan induktif berangkat dari data khusus ke kesimpulan umum sedangkan pendekatan deduktif berangkat dari kesimpulan umum ke data khusus.
  • Kedua pendekatan tersebut dapat digunakan untuk menggali firman Tuhan secara lebih mendalam.

Pola Pikir Deduktif dan Induktif

Overview: Dalam penggalian Alkitab, kita dapat menggunakan pola pikir deduktif atau induktif. Pola pikir deduktif digunakan untuk membuktikan suatu pernyataan umum dengan argumen yang spesifik. Sedangkan pola pikir induktif digunakan untuk mencari data spesifik dalam Alkitab dan menarik prinsip umumnya.

Penggunaan Pola Pikir Induktif

  • Pola pikir induktif digunakan untuk menggali Alkitab dari khusus ke umum.
  • Kita mencari data spesifik dalam Alkitab dan menarik prinsip umumnya.
  • Penting untuk menggali Alkitab secara induktif karena terdapat banyak hambatan seperti konteks budaya, bahasa, dan geografis.

Bentuk Tulisan dalam Alkitab

  • Terdapat banyak bentuk tulisan dalam Alkitab seperti narasi, surat, hukum, nyanyian pujian, hikmat, puisi-pepatah, nubuat dan sikap apokaliptik.
  • Setiap bentuk tulisan memiliki cara membaca yang berbeda-beda.
  • Narasi biasanya diceritakan oleh narator tentang kisah-kisah tertentu seperti Kitab Kejadian atau Kisah Para Rasul.
  • Surat biasanya ditujukan kepada jemaat tertentu seperti Surat Paulus kepada Jemaat di Korintus atau Galatia.
  • Hukum-hukum terdapat pada Kitab Keluaran atau Imamat.
  • Nyanyian pujian terdapat pada Kitab Mazmur.
  • Hikmat terdapat pada Kitab Amsal atau Pengkhotbah.
  • Nubuat berkaitan dengan firman Tuhan yang menunjukkan sesuatu yang akan terjadi atau peringatan seperti Kitab Yesaya, Yeremia, dan Daniel.

Pentingnya Menggali Alkitab

  • Kita perlu menggali Alkitab baik-baik secara induktif untuk memahami isi Alkitab dengan benar.
  • Dengan menggali Alkitab secara induktif, kita dapat menemukan prinsip-prinsip umum yang dapat diterapkan dalam hidup sehari-hari.

Menggali Alkitab secara Induktif

Overview: Dalam video ini, pembicara membahas tentang cara menggali Alkitab secara induktif. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menggali Alkitab yaitu observasi, penafsiran dan aplikasi.

Observasi

  • Observasi adalah langkah pertama dalam menggali Alkitab secara induktif.
  • Langkah ini meliputi pengamatan terhadap teks yang akan dipelajari dan menetapkan sebuah teks atau bahan yang akan dibahas.
  • Beberapa pertanyaan dasar 5W 1H dapat diajukan untuk membantu dalam pengamatan seperti who, what, where, when, why dan how.

Penafsiran

  • Setelah melakukan observasi, langkah selanjutnya adalah penafsiran.
  • Penafsiran meliputi interpretasi dan pemahaman terhadap isi dari teks atau bahan yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Buku tafsiran dapat digunakan sebagai referensi namun perlu diingat bahwa aplikasinya harus disesuaikan dengan konteks jemaat.

Aplikasi

  • Aplikasi adalah langkah terakhir dalam menggali Alkitab secara induktif.
  • Langkah ini meliputi penerapan prinsip-prinsip dari teks atau bahan yang telah dipelajari ke dalam kehidupan sehari-hari.
  • Aplikasi khotbah cukup sulit karena harus mempertimbangkan beragam pendengar dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Menggunakan Pertanyaan 5W 1H dalam Pengamatan

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang penggunaan pertanyaan 5W 1H dalam pengamatan.

Pertanyaan Dasar 5W 1H

  • Pertanyaan dasar 5W 1H adalah who, what, where, when, why dan how.
  • Pertanyaan ini dapat digunakan untuk membantu dalam pengamatan terhadap teks atau bahan yang akan dipelajari.
  • Contoh penerapan pertanyaan ini adalah dengan mencatat siapa saja tokoh yang ada di situ, dimana peristiwa itu terjadi dan kapan peristiwanya terjadi.

Mengamati Konteks Dekat dan Luas

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang pentingnya mengamati konteks dekat dan luas saat menggali Alkitab secara induktif.

Konteks Dekat

  • Konteks dekat merujuk pada perikop sebelumnya dan sesudahnya dari teks atau bahan yang akan dipelajari.
  • Mengamati konteks dekat dapat membantu memahami isi dari teks atau bahan tersebut.

Konteks Luas

  • Konteks luas merujuk pada seluruh kitab Alkitab.
  • Mengamati konteks luas dapat membantu memahami tema besar dari kitab tersebut.

Istilah-istilah Asing dalam Alkitab

Bagian ini membahas istilah-istilah asing atau tidak familier yang muncul dalam Alkitab dan bagaimana kita dapat mencari artinya.

Mencari Arti Istilah

  • Talitakum adalah salah satu contoh istilah yang muncul dalam Alkitab yang tidak familier.
  • Ada aplikasi Alkitab di HP yang memiliki kamus sehingga memudahkan kita untuk mencari arti kata-kata asing tersebut.
  • Dalam penggalian kitab, biasanya digunakan buku-buku tebal seperti kamus Alkitab konkordansi. Namun, sekarang dengan adanya teknologi, penggalian menjadi lebih mudah.

Pola-pola dalam Kisah

  • Dalam membaca kisah di Alkitab, perhatikan pola-pola seperti pengulangan kata-kata atau kesamaan antara bagian awal dan akhir kitab.
  • Melihat pola-pola tersebut dapat membantu kita menemukan pesan penulis bagi pembaca asli.

Mengetahui Pembaca Asli

  • Penting untuk mengetahui siapa pembaca asli dari suatu kitab di Alkitab karena hal itu dapat memberikan dampak pada pesan yang ingin disampaikan oleh penulisnya.
  • Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan mencari informasi dari kitab itu sendiri atau menggunakan bantuan ensiklopedia, kamus Alkitab, atau mesin pencari seperti Google.

Pentingnya Mengetahui Pembaca Asli

  • Mengetahui pembaca asli dapat membantu kita memahami konteks dan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis.
  • Dalam mencari pola-pola dalam kisah di Alkitab, perhatikan pengulangan kata-kata atau kesamaan antara bagian awal dan akhir kitab.
  • Ada link YouTube yang dapat membantu kita memahami pentingnya mengetahui pembaca asli dari suatu kitab di Alkitab.

Menafsirkan Alkitab dengan Benar

Overview: Dalam video ini, penulis membahas bagaimana menafsirkan Alkitab dengan benar dan menemukan prinsip kebenaran yang tak lekang waktu dari apa yang kita temukan.

Prinsip Kebenaran

  • Coba membuat penafsiran dan simpulkan pelajaran dari data yang ada.
  • Temukan prinsip kebenaran yang tak lekang waktu dari apa yang kita temukan.
  • Evaluasi prinsip kesederhanaan dalam tafsiran kita. Apakah tafsiran sudah wajar atau mengada-ngada?
  • Singkronkan hasil taksiran dengan keseluruhan ajaran Alkitab.

Prinsip Sejarah

  • Tanyakan makna bagi pembaca mula-mula. Apa pesan utama yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca aslinya?
  • Bandingkan kesimpulan kita dengan tafsiran para ahli Alkitab untuk memastikan bahwa apa yang dipelajari tidak melenceng dari tafsiran yang sifatnya wajar bermakna bagi penerima mula-mula dan sesuai dengan Keseluruhan ajaran Alkitab.

Prinsip Keakraban

  • Selaras dengan seluruh ajaran Alkitab. Jangan terlalu memaksakan interpretasi pada kisah tertentu.
  • Perlu dipertanyakan apakah tafsiran kita sesuai dengan keseluruhan ajaran Alkitab.
  • Gunakan sumber-sumber seperti buku tafsiran dari para ahli untuk memastikan bahwa interpretasi kita tidak melenceng dari tafsiran yang sifatnya wajar bermakna bagi penerima mula-mula dan sesuai dengan Keseluruhan ajaran Alkitab.

Meditasi Kristen

Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang meditasi Kristen dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Meditasi Kristen

  • Meditasi Kristen berbeda dengan meditasi orang non-Kristen. Orang Kristen mengisi pikiran mereka dengan Firman Tuhan, sedangkan orang non-Kristen mengosongkan pikiran mereka.
  • Saat bermeditasi, renungkanlah Firman Tuhan dan doakanlah untuk memahaminya lebih dalam.
  • Setelah bermeditasi, pertimbangkan apakah ada pengajaran baru atau teguran yang dapat diambil dari pelajaran tersebut. Doakan juga agar Tuhan memberikan respon atas apa yang telah Dia nyatakan kepada kita secara pribadi.
  • Ketika membaca ayat Alkitab, doakanlah segala hal yang terlintas di pikiran kita setelah membaca ayat tersebut. Misalnya, jika membaca ayat tentang burung-burung di udara, doakanlah tetangga yang memelihara burung perkutut atau merpati.
  • Jangan hanya makan Firman untuk diri sendiri. Sebagai orang Kristen, tugas kita adalah membagikan prinsip-prinsip yang sudah kita temukan kepada orang lain melalui kesaksian.

Komitmen Baru

  • Setelah menemukan prinsip-prinsip baru dari Firman Tuhan, buatlah komitmen baru untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika menemukan prinsip hormati orang tua, buatlah komitmen untuk mengucapkan selamat Natal kepada mereka.
  • Sebagai orang Kristen, kita juga harus bersaksi dan membagikan prinsip-prinsip yang sudah kita temukan kepada orang lain. Doakan agar Tuhan memberikan kesempatan dan keberanian untuk melakukannya.

Penggalian Alkitab Induktif

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang penggalian Alkitab induktif dan mengajak pendengar untuk mempraktekkannya.

Pengenalan Penggalian Alkitab Induktif

  • Penggalian Alkitab induktif adalah cara untuk mempelajari Kitab Suci dengan lebih mendalam.
  • Ada banyak sumber yang dapat digunakan untuk belajar penggalian Alkitab induktif, seperti YouTube atau Google.
  • Praktik penggalian Alkitab induktif sebaiknya dilakukan setidaknya sekali sebulan.

Contoh Penggalian Alkitab Induktif dari Kitab Keluaran

  • Pembicara memberikan contoh penggalian Alkitab induktif dari Kitab Keluaran.
  • Pembacaan ayat harus bergantian di antara peserta.
  • Observasi penting dalam pengamatan meliputi 5W 1H (Who, What, When, Where, Why and How).
  • Contoh yang diberikan adalah tentang kemenangan orang Israel melawan orang Amalek di Keluaran 17:8-16.

Observasi pada Contoh Penggalian Alkitab Induktif

  • Observasi penting dalam contoh ini adalah siapa tokoh yang disebutkan dalam ayat tersebut (orang Amalek).
  • Penting juga untuk mencatat bahwa tangan Musa menjadi lelah dan perlu ditopang oleh Harun dan Hur agar tidak bergerak sampai matahari terbenam.
  • Tuhan juga menyuruh Musa menuliskan semua ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan dan menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit.

Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang penggalian Alkitab induktif dan memberikan contoh dari Kitab Keluaran. Observasi penting dalam pengamatan meliputi 5W 1H (Who, What, When, Where, Why and How). Penting juga untuk mencatat bahwa tangan Musa menjadi lelah dan perlu ditopang oleh Harun dan Hur agar tidak bergerak sampai matahari terbenam. Tuhan juga menyuruh Musa menuliskan semua ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan dan menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit.

Penjelasan tentang Musa dan Orang Amalek

Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara menjelaskan tentang perang antara orang Amalek dan orang Israel serta peran Musa dalam pertempuran tersebut.

Latar Belakang Perang

  • Orang Amalek menyerang orang Israel.
  • Musa memerintahkan Yosua untuk berperang sementara ia sendiri berdiri di puncak bukit dengan tongkat Allah, ditemani Harun dan Hur.

Peran Musa dalam Pertempuran

  • Ketika Musa mengangkat tangannya, orang Israel menjadi kuat. Namun ketika ia menurunkannya, orang Amalek menjadi lebih kuat.
  • Karena lelah, tangan Musa tidak bisa terus diangkat sehingga Harun dan Hur membantunya menopangkan tangannya sampai matahari terbenam.
  • Yosua adalah pemimpin pasukan yang dipilih oleh Musa untuk berperang melawan orang Amalek.

Tanda Peringatan

  • Tuhan memerintahkan agar peristiwa ini dicatat dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan bahwa amalek harus dihapus dari bawah langit.

Data Tentang Tokoh-tokoh Penting Dalam Kisah Ini

Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara menjelaskan tentang tokoh-tokoh penting dalam kisah ini dan arti dari nama-nama mereka.

Tokoh-tokoh Penting

  • Amalek adalah penghuni di sebuah lembah dan berasal dari kata Ibrani "amal" yang berarti bekerja atau kerja keras.
  • Israel artinya "Get Rich", merupakan nama kedua dari Yakub setelah ia bergulat dengan malaikat di Nil.
  • Harun disebut sebagai pembawa cahaya karena arti namanya adalah Nurcahyo. Ia adalah kakak Musa dan seorang Lewi imam besar.
  • Hur adalah asisten utama Musa dan Harun Kakak yang membuat Tabernakel.

Arti Nama-nama

  • Yosua berasal dari kata "jehosua" yang artinya dia adalah keselamatan.
  • Tuhanlah panji-panji ku, bahasa ibraninya yah Weni si dia adalah panji-panji ku arti panji-panji apa sih sesuatu yang ditinggikan yang sinyal tanda standar sebagai titik pergerakan-pergerakan jadi artinya dia adalah Nisi Tuhanlah Yang ditinggikan dialah yang ditinggikan dialah yang menjadi standar aku bergerak.

Mengapa Orang Amalek Memerangi Orang Israel?

Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara mencoba mencari alasan mengapa orang Amalek memerangi orang Israel.

  • Tidak ada alasan otomatis yang diberikan dalam Keluaran 17 mengenai mengapa amalek menyerang Israel.
  • Harun dan Hur menopang tangan Musa karena ketika Musa mengangkat tangannya, orang Israel menjadi kuat. Namun ketika ia menurunkannya, orang Amalek menjadi lebih kuat.

Penafsiran Alkitab: Kisah Perang Israel Melawan Amalek

Overview: Dalam video ini, pembicara membahas kisah perang antara bangsa Israel dan Amalek yang tercatat dalam Alkitab. Dia menunjukkan bagaimana kita dapat menggunakan prinsip-prinsip penafsiran Alkitab untuk memahami kisah ini dengan lebih baik.

Mengidentifikasi Pertanyaan Penting

  • Kapan dan di mana peristiwa peperangan terjadi?
  • Bagaimana peristiwa itu terjadi?
  • Apa arti dari tindakan Musa mengangkat tangannya?
  • Apa pelajaran yang dapat dipetik dari kisah ini?

Prinsip-prinsip Penafsiran Alkitab

  • Ayat memperjelas bagian lain dari kitab suci.
  • Kitab suci menafsirkan kitab suci.
  • Rujuk ke ayat lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
  • Fokus pada pertanyaan "apa" dan "mengapa".
  • Otoritas Tuhan adalah standar bagi gerakan Israel.

Pelajaran dari Kisah Perang

  • Orang Amalek menyerang ketika orang tidak siap.
  • Kekuatan Israel terletak pada otoritas Tuhan, bukan pada pedangnya Yosua.
  • Tongkat Musa adalah tanda otoritas Tuhan, bukan karena bersifat gaib.
  • Pelajaran dari kisah ini adalah bahwa kita harus mengandalkan otoritas Tuhan dalam hidup kita.

Catatan: Video ini berisi banyak pengamatan dan penafsiran pribadi pembicara. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian tambahan dan mempertimbangkan sudut pandang lain sebelum membuat kesimpulan yang pasti.

Otoritas Tuhan dan Peringatan Amalek

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang otoritas Tuhan dan peringatan terhadap Amalek. Pembicara menekankan pentingnya mengikuti otoritas Tuhan dan menghapus ingatan akan Amalek dari bawah kolong langit.

Otoritas Tuhan

  • Mengangkat Tuhan sebagai panji-panji dan standar pergerakan.
  • Ada otoritas yang menyertai ketika mengikuti otoritas Thunder dari Tuhan.

Peringatan Amalek

  • Bangsa Israel bisa menang karena kuasa dari otoritas Tuhan.
  • Musa diminta menuliskan semuanya sebagai tanda peringatan untuk menghapus ingatan akan Amalek dari bawah kolong langit.
  • Kisah Saul diperintahkan oleh Tuhan untuk memusnahkan sama sekali Amalek meski tidak taat sepenuhnya terhadap perintah ini.

Pelajaran dari Kisah Amalek

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas pelajaran atau prinsip-prinsip yang dapat dipetik dari kisah tentang kerjasama antar manusia dalam melawan musuh bersama.

Kerjasama Antara Manusia

  • Contoh kerjasama antara Harun dengan iparnya dan Yosua dengan bangsa Israel dalam melawan musuh bersama.
  • Menjadi memberikan pelajaran tentang kerjasama antar manusia.

Fokus pada Allah

  • Pesan utama kitab suci adalah harus mengarahkan orang kepada Allah.
  • Kisah Amalek menunjukkan fokus pada Tuhan dan otoritas-Nya.

Fokus pada Tuhan dalam Kisah Amalek

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang fokus pada Tuhan dalam kisah Amalek dan pentingnya mengarahkan orang kepada-Nya.

Fokus pada Tuhan

  • Pernyataan tentang tongkat Allah di tangan Musa sebagai lambang kehadiran Allah.
  • Paralel antara kata tangan dan kata panji-panji dengan kata Allah dan kata tongkat.
  • Fokus kisah Amalek adalah tentang Tuhan.

Pentingnya Mengarahkan Orang kepada Allah

  • Kitab suci harus bersifat gak center pada Allah.
  • Pesan utama kitab suci adalah harus mengarahkan orang kepada yang Ilahi.

Kehadiran Tuhan dan Kemenangan

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang kehadiran Tuhan dan kemenangan yang diberikan-Nya kepada umat-Nya.

Kemenangan Israel

  • Ketika tangan yang membuat tongkat itu terangkat, maka Israel menjadi lebih kuat.
  • Kemenangan atau kemajuan pasukan Israel di medan tempur bukan semata-mata karena mata pedangnya Yosua, tetapi karena ada tangan terangkat dengan tongkat Allah di tangan itu.
  • Fokusnya adalah pada Tuhan yang memberi kemenangan dan menyatakan kemenangannya ketika otoritasnya itu dinyatakan.

Kuasa Kristus

  • Kemenangan dan kemajuan kita dalam mengikuti agenda atau rencana Allah terletak pada kehadiran Allah.
  • Bagi orang percaya masa kini, kehadiran Allah telah nyata di dalam Yesus Kristus yang telah ditinggikan di atas kayu salib dan menang terhadap dosa iblis dan maut lewat karya dan kematian serta kebangkitan-Nya.
  • Setiap orang percaya harus mengandalkan kuasa salib Kristus sebagai jaminan kemenangan dalam pertempuran rohani setiap hari.

Peringatan Tuhan

  • Umat harus belajar menganggap serius peringatan Tuhan dengan cara menyingkirkan sama sekali penghalang-penghalang yang menghalang-halangi berjalan Pohan Nikita untuk memenuhi agenda Tuhan dari generasi ke generasi.
  • Umat harus belajar mengingat tiga pelajaran rohani yang tak lekang waktu, yaitu waspadalah terhadap hal-hal yang tiba-tiba hadir untuk menghalangi perjalanan rohani kita, berharap dan bersandarlah pada kehadiran dan kuasa Allah sebagai jaminan kemenangan kita dalam menghadapi agenda atau rencana-Nya, serta menyingkirkan sama sekali penghalang-penghalang yang menghalang-halangi berjalan Pohan Nikita untuk memenuhi agenda Tuhan dari generasi ke generasi.

Tangan Musa dan Peringatan Allah

Overview: Dalam kisah tentang Amalek, bangsa Israel menang karena mereka bersandar pada kuasa Allah. Kita juga harus bersandar pada kehadiran Allah dalam hidup kita dengan membaca Alkitab dan merenungkan peringatan-peringatan Allah setiap hari.

Bersikap Serius Menyingkirkan Penghalang Rohani

  • Kita harus belajar untuk menemukan posisi kisah ini dalam sejarah keselamatan dan di mana Kristus bisa ditemukan dalam kisah ini.
  • Kita harus melakukan tiga aplikasi untuk menyingkirkan penghalang-penghalang rohani dalam hidup kita:
  • Bersikap serius dengan membaca Alkitab dan merenungkannya setiap hari.
  • Menemukan posisi kisah ini dalam sejarah keselamatan dan di mana Kristus bisa ditemukan.
  • Melakukan hal itu sebagai bukti keseriusan kita untuk menyingkirkan sungguh-sungguh penghalang-penghalang rohani dalam hidup kita.

Posisi Kisah Ini Dalam Sejarah Keselamatan

Overview: Setiap kali membaca Alkitab, kita harus memahami konteks sejarah penebusan yang terdapat di dalamnya. Isi Alkitab secara umum berisi tentang sejarah penyelamatan Allah kepada orang berdosa.

Pentingnya Memperhatikan Konteks Sejarah Penebusan

  • Narasi Perjanjian Lama dibaca dalam perspektif sejarah penebusan dua Alkitab.
  • Isi Alkitab secara umum berisi tentang sejarah penyelamatan Allah kepada orang berdosa.
  • Setiap kali membaca Alkitab, kita harus memperhatikan konteks sejarah penebusan yang terdapat di dalamnya.

Narasi Alkitab dan Sejarah Keselamatan

Overview: Narasi Alkitab harus dipahami dalam konteks sejarah penebusan. Ada kabar baik atau Injil yang pertama bahwa meskipun manusia sudah jatuh dalam dosa akan ada keturunan perempuan yang menghancurkan kepala ular atau puasa ular dan ular yang telah menjatuhkan manusia kedalam dosa itu iblis ya akan melukai anak manusia ini.

Pentingnya Memperhatikan Konteks Sejarah Penebusan

  • Narasi Perjanjian Lama dibaca dalam perspektif sejarah penebusan dua Alkitab.
  • Ada kabar baik atau Injil yang pertama bahwa meskipun manusia sudah jatuh dalam dosa akan ada keturunan perempuan yang menghancurkan kepala ular atau puasa ular dan ular yang telah menjatuhkan manusia kedalam dosa itu iblis ya akan melukai anak manusia ini.
  • Kita harus ingat bahwa isi Alkitab secara umum berisi tentang sejarah penyelamatan Allah kepada orang berdosa.

Janji Induk dan Kristus sebagai Penyelamat

Overview: Ada janji induk bahwa Allah akan membuat permusuhan antara keturunan perempuan yaitu manusia ya dan permusuhan itu menghadapi ular Hai di mana Nanti ketemuan perempuan akan menghancurkan kepala ular tapi ular ini akan menghancurkan tumit akan melukai melukai keturunan perempuan ini. Kristus adalah penyelamat yang membalikkan keadaan.

Janji Induk dan Kristus sebagai Penyelamat

  • Ada janji induk bahwa Allah akan membuat permusuhan antara keturunan perempuan yaitu manusia ya dan permusuhan itu menghadapi ular.
  • Kristus adalah penyelamat yang membalikkan keadaan.
  • Kita harus ingat bahwa isi Alkitab secara umum berisi tentang sejarah penyelamatan Allah kepada orang berdosa.

Sejarah Penebusan

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang sejarah penebusan dan bagaimana setiap kisah dalam Perjanjian Lama dapat dilihat melalui kacamata penebusan.

Pertempuran antara Allah dan Iblis

  • Setiap kisah dalam Perjanjian Lama dapat dilihat melalui kacamata penebusan.
  • Ada pertempuran yang terjadi antara Allah yang diwakili oleh Israel dan Iblis yang diwakili oleh Amalek atau ular.
  • Pertempuran ini terus berlanjut hingga Kitab Wahyu, di mana gereja-gereja di pihak Allah akan selalu berusaha untuk tidak dihancurkan oleh naga atau si ular tua yang melambangkan iblis.

Kaitannya dengan Kejadian 3:15

  • Kisah-kisah dalam Perjanjian Lama dapat dikaitkan dengan kejadian tiket 15, yaitu keturunan perempuan yang mengalahkan ular. Hal ini digenapi dalam peristiwa salib Yesus.
  • Pertempuran antara kerajaan iblis dan Kerajaan Allah terjadi sepanjang sejarah umat manusia. Daud mewakili Kerajaan Allah melawan Goliat yang mewakili kerajaan iblis atau ular.

Kemenangan Kristus

  • Kristus menang atas kerajaan iblis lewat kayu salib sehingga setiap orang yang hidup di sini hanya menghidupi kemenangan yang Kristus sudah lakukan.
  • Kita masih menghadapi pertempuran-pertempuran di sini, tetapi kita sudah memiliki status sebagai orang yang menang karena Kristus sudah menang dan kebangkitan-Nya ini kubur kosong.

Membaca Perjanjian Lama dalam Perspektif Sejarah Penebusan

Overview: Dalam membaca kitab Perjanjian Lama, kita harus memperhatikan tiga tahap yaitu tahap dasar, menengah, dan puncak yang merupakan bagian dari sejarah Islam di dunia. Setiap kisah dalam Perjanjian Lama harus dikaitkan dengan sejarah penebusan.

Tahap-tahap Membaca Kisah Perjanjian Lama

  • Tahap dasar merupakan bagian dari kisah perjanjian lama.
  • Tahap menengah menggambarkan tentang pribadi Daud dan kekuatan iblis yang selalu berusaha mengalahkan Kerajaan Allah.
  • Tahap puncak adalah tentang penciptaan alam dan penebusannya.

Pentingnya Mengkaitkan Kisah dengan Sejarah Penebusan

  • Kita harus mencari titik temunya dalam kisah sejarah penebusan untuk dapat memperoleh pelajaran moral yang bermanfaat bagi hidup kita.
  • Dalam pengajaran Kristen, selalu harus memberitakan Kristus dan karyanya agar orang dapat belajar tentang Kristus dan karya penebusannya.

Contoh Penggunaan Paint Induktif pada Kitab Filipi dan Lukas

  • Penggunaan paint induktif dapat membantu kita untuk menggali Alkitab secara aktif dari kitab Filipi atau Lukas.
  • Contoh paint induktif pada kitab Filipi meliputi observasi, interpretasi, dan aplikasi-aplikasinya dalam bentuk pertanyaan.

Kesimpulan

Dalam membaca Perjanjian Lama, kita harus memperhatikan tiga tahap dan mengkaitkan kisah dengan sejarah penebusan. Penting untuk selalu memberitakan Kristus dan karyanya dalam pengajaran Kristen. Contoh paint induktif pada kitab Filipi dan Lukas dapat membantu kita untuk menggali Alkitab secara aktif.

Perspektif Sejarah Penebusan

Overview: Dalam pelajaran hari ini, guru membahas tentang perspektif sejarah penebusan dalam dunia Kristen.

Konsep Sejarah Penebusan

  • Konsep sejarah penebusan adalah bahwa Allah menciptakan segala sesuatunya sungguh amat baik (Kejadian 1:31), namun manusia jatuh dalam dosa dan terjadi kejatuhan moral (Kejadian 3).
  • Ada janji untuk penebusan atau ide mission yang dimulai dari Kejadian 3:15.
  • Seluruh Alkitab mengarah ke penggenapannya, sehingga sejarah penebusan menjadi konsumen sentral.

Pentingnya Penebusan Kristus

  • Iman Kristen membedakan dirinya dengan agama lain karena hanya Kristus dan penebusannya yang menjadi solusi supaya manusia kembali kepada rancangan mula-mula waktu penciptaan.
  • Kita harus ingat bahwa kita sudah mengalami kejatuhan dan hanya melalui kuasa penebusan Kristus kita dapat kembali seperti rancangan Allah mula-mula.
  • Semangat bekerja sebagai orang-orang yang telah mengalami penebusan harus mewarnai pekerjaan kita karena kita punya kerinduan untuk dipakai Tuhan dengan kuasa penebusan.

PH Induktif

  • PH induktif bukan hanya ilmu, tapi juga seni-seni seperti kreatifitas dan imajinasi.
  • Video-video dari akun Kabel Ojek Oh dapat membantu kita memahami garis besar kitab-kitab atau topik tertentu secara tuntas dari awal sampai akhir.
  • Indoproject sangat membantu ketika kita tidak punya waktu untuk membaca buku atau ingin mendapatkan gambaran besarnya suatu topik.

Pertanyaan Teologi

  • Gotquestions.org adalah situs yang dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan teologi yang masih belum terjawab.

Situs Club Wetan.org

Overview: Pada bagian ini, pembicara merekomendasikan situs Club Wetan.org sebagai sumber untuk menjawab berbagai topik terkait Alkitab. Pembicara menekankan bahwa meskipun ada beberapa hal yang dia tidak setuju, secara keseluruhan situs ini sangat berguna untuk pembelajaran Alkitab secara pribadi.

Manfaatkan Situs Club Wetan.org

  • Situs ini dapat digunakan untuk menjawab berbagai topik terkait Alkitab.
  • Jawaban yang diberikan oleh situs ini dianggap cukup baik dan bermanfaat.
  • Meskipun ada beberapa hal yang tidak disetujui oleh pembicara, secara keseluruhan situs ini sangat berguna untuk pembelajaran Alkitab secara pribadi.

Materi YouTube Komisi Pemuda

Overview: Pada bagian ini, pembicara memperkenalkan materi YouTube dari Komisi Pemuda sebagai sarana belajar Alkitab. Pembicara menekankan bahwa materi tersebut tetap berguna meskipun kita sudah mengikuti panduan buku Pea.

Materi YouTube Komisi Pemuda

  • Materi YouTube dari Komisi Pemuda dapat digunakan sebagai sarana belajar Alkitab.
  • Meskipun kita sudah mengikuti panduan buku Pea, materi tersebut tetap berguna karena kita bisa mendapatkan poin tambahan dari penggalian pribadi.
  • Dengan melakukan penggalian pribadi, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih kaya tentang isi Alkitab.

Musik

Hi Ho Hi Ho Hi Ho

Video description

Editor: NT. Prasetyo Thumbnail: Cindy F. Rungkat