LU Membuat Modul Ajar - Membuat Modul Ajar SMA (Sejarah)
Selamat Datang dan Pengantar
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara menyambut kembali peserta dan memperkenalkan topik modul ajar dalam pembelajaran sejarah.
Membuat Modul Ajar dengan Model Pembelajaran Luring
- Modul ajar digunakan dalam model pembelajaran luring.
- Peserta dapat mengunduh dan melihat contoh modul ajar sejarah yang disertakan dalam video ini.
Pertanyaan Murid tentang Sejarah
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, guru berinteraksi dengan muridnya tentang pertanyaan seputar sejarah.
Diskusi Mengenai Kerajaan Banten dan Kerajaan Kutai
- Guru bertanya tentang tahun berdirinya Kerajaan Kutai dan nama tokoh di Kerajaan Banten.
- Murid berhasil menjawab pertanyaan tersebut dengan benar.
Pentingnya Memahami Makna Sejarah
- Murid menyatakan bahwa hanya menghafal tanggal-tanggal sejarah tanpa memahaminya tidaklah cukup.
- Guru setuju bahwa pendidikan harus memberikan pemahaman bermakna kepada murid.
Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Sejarah
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, guru membahas pentingnya menerapkan konsep "Merdeka Belajar" dalam pembelajaran sejarah.
Menyesuaikan Zaman dan Kontribusi Pelajaran Sejarah
- Pembelajaran harus menyesuaikan zaman dan pelajaran sejarah harus memberikan kontribusi yang bermanfaat.
- Guru menyarankan untuk membuat modul ajar yang sesuai dengan tradisi pembelajaran.
Merumuskan ATP dan Karakteristik Mapel Sejarah
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, guru membahas merumuskan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) dan karakteristik mata pelajaran sejarah.
Merumuskan ATP Sejarah
- Guru menjelaskan bahwa merumuskan ATP sejarah melibatkan identifikasi capaian pembelajaran dari CP (Capaian Pembelajaran).
Komponen Modul Ajar
- Komponen-komponen modul ajar yang perlu dipertimbangkan adalah tujuan pembelajaran, alokasi waktu, indikator pencapaian keberhasilan, asesmen formatif dan sumatif.
- Penting untuk memasukkan karakteristik mapel sejarah seperti pemahaman konsep dan keterampilan proses.
Kolaborasi dengan Guru Lain dan Komponen Modul Ajar
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, guru membahas pentingnya kolaborasi dengan guru lain dalam pengembangan modul ajar.
Kolaborasi dengan Guru Lain
- Diskusi dengan guru mapel sejarah fase F dan mapel lainnya dapat memberikan kolaborasi yang bermanfaat bagi murid.
Komponen Modul Ajar yang Perlu Dilengkapi
- Beberapa komponen modul ajar yang perlu dilengkapi adalah kompetensi awal peserta didik dan target peserta didik.
- Asesmen diagnostik dapat membantu menentukan kompetensi awal murid.
Merancang Kegiatan Pembelajaran dan Komponen Modul Ajar
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, guru membahas merancang kegiatan pembelajaran dan komponen modul ajar.
Merancang Kegiatan Pembelajaran
- Guru menggunakan pendekatan desain mundur untuk merancang kegiatan pembelajaran.
- Pameran karya bidang budaya sosial dan ekonomi yang dikombinasikan dengan inspirasi nilai-nilai kerajaan Islam menjadi produk akhir dari kegiatan pembelajaran.
Menyambungkan dengan Pertemuan Sebelumnya
- Murid perlu mampu menganalisis pengaruh sosial, budaya, politik, dan agama kerajaan Islam di daerah lokasi kerajaan pada masa tersebut.
- Murid juga harus mampu membandingkan pengaruh kerajaan Islam terhadap kehidupan masyarakat lokal dalam hal perdagangan dan politik luar negeri.
Mengembangkan dan Memodifikasi Modul Ajar
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, guru membahas pentingnya mengembangkan dan memodifikasi modul ajar sesuai dengan kebutuhan murid.
Mengembangkan Modul Ajar
- Komponen-komponen modul ajar dapat dikembangkan dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan murid.
Model Pembelajaran Luring
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara menjelaskan bahwa untuk satu unit materi model pembelajaran luring, diperlukan lima kali pertemuan dengan total 10 jam pelajaran. Rincian setiap pertemuan meliputi gambaran utama, sarana prasarana, dan media pendukungnya.
Rincian Pertemuan 1
- Mengamati sumber belajar atau media persebaran Kerajaan Hindu Budha dan Islam.
- Berdiskusi tentang hasil pengamatan.
- Mengisi lembar aktivitas murid.
Rincian Pertemuan 2
- Membahas hubungan antara ajaran Islam menurut ilmu dan kehebatan pemikiran tokoh-tokoh kerajaan Islam masa itu.
- Mengidentifikasi contoh peninggalan kerajaan Hindu Budha dan Islam.
- Diskusi mengenai hasil identifikasi.
- Mengisi lembar akte khas murid berupa tabel analisis perbedaan.
Kegiatan Pendukung Lainnya
Setelah merancang semua pertemuan secara detail, penting untuk memperhatikan kebutuhan pendukung pembelajaran lainnya. Misalnya:
- Mengembangkan dimensi profil pelajar Pancasila yang dikembangkan melalui berkebhinekaan global.
- Menganalisis jenis pengaruh seperti sosial budaya politik dan agama dari sejarah kerajaan Islam di Indonesia saat ini.
- Menciptakan pameran karya bidang budaya sosial dan ekonomi yang dikombinasikan dengan inspirasi nilai-nilai kerajaan Islam masa lalu.
Membuat Modul Ajar yang Tepat
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara memberikan contoh tentang bagaimana membuat modul ajar yang tepat bagi murid. Ia menekankan pentingnya membuat pembelajaran bermakna dengan bertanya dan berdiskusi dengan guru mapel sejarah lain serta melibatkan murid dalam proses belajar.
- Mengajak guru mata pelajaran lain dan KKG untuk berkolaborasi.
- Mencari berbagai sumber belajar atau referensi.
- Melibatkan murid dalam menentukan tujuan belajar.
- Modul ajar dapat diunduh pada lampiran video ini.
Penutup
Ikhtisar Bagian: Pada bagian penutup, pembicara mengucapkan selamat belajar dan mencoba kepada para guru serta mengajak mereka untuk terus mengembangkan modul ajar sesuai kebutuhan murid.