MEMULAI BISNIS KULINER DARI IDE SAMPAI JUALAN - Destia Widiane | Owner Warung Makan Moy
Fredison Sharing Program: Ngobrol-ngobrol Santai
Overview: Dalam segmen acara ini, Sarita Sutedja mengundang narasumber menarik dibidangnya untuk membahas kemajuan foodpreneur di seluruh Indonesia. Pada episode ini, Sarita berbincang-bincang dengan Ides Kusmayadi Setiawidi Anep, pemilik warung makan Moy-Moy.
Latar Belakang Ides
- Nama lengkap Ides adalah Kusmayadi Setiawidi Anep dan biasa dipanggil May.
- Sebelum memulai bisnis kuliner, May bekerja sebagai pegawai bank dan saat ini aktif di sebuah agensi.
- Bisnis kuliner Moy-Moy dimulai pada tahun 2020 setelah May kehilangan pekerjaannya.
Konsep Hidden Place Moy-Moy
- Moy-Moy memiliki konsep hidden place yang membuat pengunjung merasakan sensasi nongkrong di pasar meskipun lokasinya berada di Pasar Kosambi Bandung.
- Pengunjung akan merasakan experience better karena setiap pengunjung yang belum pernah datang akan merasakan sensasi baru.
Hospes dan Networking
- Hospes adalah ruang bagi anak muda untuk berbisnis, berkumpul, berinteraksi dan berkolaborasi sehingga menciptakan ekosistem kreatif baru di kota Bandung.
- Selain itu, para foodpreneur juga dapat bergabung ke channel telegram Hoodies Media Community untuk konten edukasi bisnis kuliner terupdate setiap hari.
Kenalan dengan Ides
- Penonton diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada Ides melalui kolom JNE yang ada tanda tanyanya di bawah.
- Sebelum memulai pertanyaan, Sarita memperkenalkan diri dan latar belakangnya.
Latar Belakang dan Awal Mula Berjualan
Overview: Dalam bagian ini, Ditia menjelaskan bahwa ia sebelumnya bekerja sebagai pegawai kantoran di Isuzu. Namun, ia tertarik untuk berjualan makanan karena sering jualan makanan saat kuliah. Ia juga terinspirasi dari ibunya yang memiliki warung makan.
Memilih Berjualan Makanan
- Ditia memilih berjualan makanan karena sering jualan makanan saat kuliah.
- Awalnya, Ditia tidak memiliki hobi masak dan hanya ingin mencari uang tambahan.
- Ibunya memiliki warung makan sehingga Ditia tertarik untuk menggeluti bisnis kuliner.
Warung Makan Moy
- Warung Makan Moy adalah cabang dari warung milik ibu Ditia.
- Meskipun begitu, beberapa menu di Warung Makan Moy dibuat oleh Ditia sendiri seperti ayam goreng kremes dan sambal.
- Nama "Moy" diambil dari panggilan kecil Ditia ketika masih kecil.
Tentang Desti Michael dan Tema Masakan Rumahan
Overview: Pada bagian ini, Ditia menjelaskan tentang nama aslinya serta tema masakan rumahan yang menjadi ciri khas dari Warung Makan Moy.
Tentang Desti Michael
- Nama asli Ditia adalah Desti Michael.
- Nama "Moy" diambil dari panggilan kecil Ditia ketika masih kecil.
Tema Masakan Rumahan
- Warung Makan Moy memiliki tema masakan rumahan yang menghadirkan suasana vintage.
- Awalnya, Warung Makan Moy menyediakan masakan rumahan karena banyak orang yang merindukan masakan rumah saat bekerja di perkantoran.
Asal Usul Manajemen Bisnis
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara membahas asal usul manajemen bisnis dan bagaimana ia belajar tentang manajemen bisnis.
Belajar Manajemen Bisnis
- Manajemen bisnis tidak hanya tentang memasak, tetapi juga melibatkan banyak hal lain.
- Pembicara belajar otodidak dari digital seperti YouTube dan merek-merek besar. Dia juga belajar dari kakaknya yang bergerak di bidang keuangan.
- Pembicara ingin belajar dari ahlinya untuk memahami manajemen dengan baik.
- Sekarang, pembicara sedang kuliah di Sinar dan mengambil kursus manajemen. Menurutnya, pendidikan sangat penting dalam menjalankan bisnis.
Pentingnya Belajar
- Menurut pembicara, hidup harus selalu belajar apapun itu termasuk dalam bisnis. Terlebih lagi, dalam bisnis harus selalu update dan terus belajar.
- Pembicara setuju bahwa pendidikan adalah penting dalam menjalankan bisnis.
Membuat Kampanye Pemasaran Pertama
Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara membahas pengalamannya membuat kampanye pemasaran pertamanya untuk restoran baru yang dia buka.
Cerita Awal Restoran Baru
- Restoran baru milik pembicara adalah tempat makan pertama yang dibuka. Dia ingin mendekati calon konsumen dan memperkenalkan restorannya.
- Pembicara membuat kampanye pemasaran dengan tema "makanan murah Rp10.000 kamu udah bisa makan kenyang". Kampanye ini diluncurkan pada tanggal 12 Maret.
- Namun, karena pandemi COVID-19, restoran harus ditutup setelah hanya dua hari buka. Pembicara kemudian membuat kampanye baru untuk mengatasi situasi ini.
Kampanye Pemasaran Baru
- Pembicara membuat kampanye baru setelah restorannya ditutup karena pandemi COVID-19. Dia menciptakan kampanye baru untuk menarik pelanggan ke restorannya ketika dia membuka kembali.
- Kampanye barunya melibatkan penggunaan media sosial dan promosi diskon untuk menarik pelanggan ke restoran barunya.
Memulai Bisnis Makanan Murah tapi Enak
Overview: Dalam bagian ini, Kevin Sanjaya membahas awal mula bisnisnya yang berfokus pada makanan murah tapi enak dan bagaimana ia menggunakan Delivery Service untuk menanggulangi masalah ketika pelanggan tidak bisa datang ke tempatnya.
Awal Mula Bisnis
- Kevin memulai bisnisnya dengan fokus pada makanan murah tapi enak.
- Ia menggunakan Delivery Service untuk menanggulangi masalah ketika pelanggan tidak bisa datang ke tempatnya.
- Saat itu, Kevin sedang melakukan launching dan ingin tetap menjalankan bisnisnya.
Strategi Branding Online
- Kevin meminta bantuan teman-temannya untuk memposting jualannya di media sosial.
- Ia percaya bahwa teman-temannya yang memiliki followers dapat membantu meningkatkan branding online bisnisnya.
Fokus pada Minuman Jadul
- Selain makanan murah, Kevin juga fokus pada minuman jadul sebagai ciri khas warung makannya.
- Ia menjual minuman seperti temulawak, sarsaparilla, dan limun.
Strategi Promosi dari Sosial Media
Overview: Bagian ini membahas strategi promosi dari sosial media yang digunakan oleh Kevin Sanjaya dalam mengembangkan bisnisnya.
Mencontek Ide Promo dari Influencer Lain
- Kevin mencari ide promo dari influencer lain di Instagram dan TikTok.
- Ia terinspirasi oleh konten-konten yang sedang populer di media sosial tersebut.
Fokus pada Wireless
- Pada tahun pertama, Kevin fokus pada wireless dan menggunakan strategi promosi dari sosial media untuk meningkatkan penjualan.
Mengelola Warung Makan
- Kevin mengelola warung makannya sendiri dengan bantuan suaminya.
- Ia memiliki dua cabang warung makan yang fokus pada makanan ikan.
Peran Dwiki dalam Operasional Warung
Overview: Dalam bagian ini, dibahas peran Dwiki dalam operasional warung Mama Aulia.
Head Operasional dan Frontliner
- Dwiki merupakan head operasional di warung Mama Aulia.
- Selain itu, ia juga berperan sebagai frontliner bersama tiga orang lainnya.
- Rivan juga terlibat dalam pembuatan menu dan manajemen warung.
Pengambilan Makanan dari Warung Lain
- Dwiki bertanggung jawab atas pengambilan makanan dari warung lain untuk dijual di Mama Aulia.
- Semua makanan yang diambil harus dicatatkan dan dikelola dengan baik oleh tim operasional.
Penentuan Menu Tetap
- Setelah tiga bulan buka, menu tetap ditentukan untuk mengurangi variasi menu yang terlalu banyak.
- Menu tetap tersebut masih digunakan hingga saat ini.
Program Membangun Bisnis Kuliner dari Nol Batch 16
Overview: Bagian ini membahas program pelatihan bisnis kuliner MBK Batch 16 yang dapat diikuti secara online maupun offline.
Informasi Program MBK Batch 16
- Program pelatihan bisnis kuliner MBK Batch 16 akan diselenggarakan pada tanggal 10-13 Maret 2021.
- Program ini dapat diikuti secara online maupun offline.
- Peserta yang mendaftar offline akan mendapatkan bonus mentoring dan ekor senilai Rp599.000.
- Pendaftaran program MBK Batch 16 dapat dilakukan melalui nomor telepon atau website resmi.
Membangun Bisnis Kuliner Dotcom
Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tantangan yang dihadapi dalam membangun bisnis kuliner dotcom dan bagaimana ia mengatasi masalah tersebut.
Tantangan dalam Membangun Bisnis Kuliner Dotcom
- Pandemi menjadi tantangan pertama yang dihadapi dalam membangun bisnis kuliner dotcom.
- Logo baru yang tidak berhasil juga menjadi masalah lainnya.
- Penting untuk selalu berpikir solusi ketika menghadapi masalah.
- Memiliki kaki dan tangan yang kuat sangat penting dalam membangun bisnis.
Mimpi Besar dalam Membangun Bisnis Kuliner Dotcom
- Mimpi besar pembicara adalah memiliki banyak cabang warung makan di setiap kota besar.
- Penting untuk memiliki mimpi besar ketika memulai bisnis agar dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Tantangan Selama Membangun Bisnis Kuliner Dotcom
- Pembicara membahas bahwa ada banyak tantangan selama membangun bisnis kuliner dotcom, namun tidak memberikan detail lebih lanjut.
Menentukan Menu dan Konflik Internal
Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang permasalahan internal dalam menentukan menu di warung makan miliknya. Terdapat banyak konflik yang terjadi baik di internal maupun eksternal.
Memilih Menu Andalan
- Saat menentukan menu andalan, terdapat banyak konflik di internal.
- Konflik tersebut meliputi pemilihan menu Bruce dan kesulitan dalam menentukan menu yang ingin ditingkatkan.
- Pembicara merasa stres karena harus menemukan solusi untuk masalah tersebut.
- Setelah melakukan riset selama tiga bulan, pembicara menemukan menu andalan dari si warung makan mencuri dan memasukkannya ke dalam menu warung miliknya.
Target Pasar yang Berbeda
- Meskipun memiliki brand yang sama dengan Mama, target pasar pembicara berbeda dengan Mama.
- Oleh karena itu, pembicara memutuskan untuk menyediakan menu yang berbeda dengan Mama agar dapat memenuhi kebutuhan target pasarnya sendiri.
Pentingnya Sosial Media dalam Bisnis Kuliner
Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas pentingnya sosial media sebagai tools marketing paling efektif saat ini untuk bisnis kuliner.
Peran Sosial Media dalam Bisnis Kuliner
- Sosial media merupakan tools marketing paling efektif saat ini untuk bisnis kuliner.
- Sosial media dapat membantu dalam menurunkan biaya marketing dan memperluas jangkauan pasar.
- Digital dan sosial media lebih cepat dalam penyebarannya daripada promosi melalui mulut ke mulut.
Pentingnya Menggunakan Sosial Media
- Penggunaan sosial media sudah menjadi hal yang wajib bagi pebisnis kuliner.
- Pembicara sendiri mengaku kaget bahwa sekarang sudah jarang ditemukan pebisnis kuliner yang tidak menggunakan sosial media sebagai tools marketing.
Mengakses Konten Gratis di Channel YouTube Fudy
Overview: Dalam bagian ini, Lukita menginformasikan bahwa rekaman acara tersebut akan diunggah ke IG TV dan channel YouTube Fudy besok. Dia juga menyarankan agar penonton yang tertarik dengan konten mereka untuk berlangganan channel YouTube Fudy dan mengaktifkan pemberitahuan loncengnya.
- Penonton dapat mengakses lebih dari 500 konten premium secara gratis di channel YouTube Fudy.
- Smartphone harus memiliki kuota internet untuk mengakses konten tersebut.
- Lukita meminta penonton untuk berlangganan dan mengaktifkan pemberitahuan loncengnya agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
Bisnis Kuliner Tanpa Harus Jago Masak
Overview: Dalam bagian ini, Dedes menjawab pertanyaan tentang apakah seseorang harus jago masak saat memulai bisnis kuliner.
- Dedes menyatakan bahwa tidak perlu menjadi ahli dalam memasak untuk memulai bisnis kuliner.
- Orang yang tidak bisa masak dapat mencari orang lain yang bisa atau bahkan menjual makanan buatan orang lain.
- Dedes menekankan bahwa fokus pada bisnis adalah hal yang penting, meskipun memiliki pekerjaan lain.
Tugas Tim dalam Bisnis Warung Makan
Overview: Dalam bagian ini, Lukita membahas tugas-tugas tim dalam bisnis warung makan mereka.
- Ada empat orang dalam tim mereka dengan tugas masing-masing: marketing, program campaign, keuangan, dan refund.
- Lukita menekankan pentingnya pelayanan pelanggan dalam bisnis warung makan.
Menjalin Waktu untuk Bekerja dan Berbisnis
Overview: Dalam bagian ini, Dedes menjawab pertanyaan tentang bagaimana ia dapat menjalin waktu antara bekerja dan berbisnis.
- Dedes menyatakan bahwa dia suka sibuk dan memiliki anak yang rewel, sehingga dia harus membagi waktu dengan baik.
- Dia bekerja di bidang marketing dan juga memiliki bisnis warung makan.
- Dedes menyarankan agar orang tidak terlalu ribet dalam mengatur waktu mereka.
Menghadapi Perbedaan Pendapat dengan Tim
Overview: Dalam bagian ini, Dedes membahas cara menghadapi perbedaan pendapat dengan tim, terutama keluarga sendiri.
- Dedes menyatakan bahwa konflik dengan keluarga adalah hal yang paling sering terjadi karena mereka memiliki bisnis yang sama tetapi konsep yang berbeda.
- Dia menyarankan untuk menjelaskan secara detail kepada anggota tim tentang rencana bisnis.
Berdebat dengan Fakta
Overview: Pada bagian ini, Ides memberikan saran untuk mengumpulkan data sebelum berdebat dan memotret momen bersama saat melakukan IG live.
Mengumpulkan Data Sebelum Berdebat
- Sebelum berdebat, kumpulkan data terlebih dahulu.
- Hal ini akan membantu agar debat tidak menjadi debat kusir.
Memotret Momen Bersama Saat IG Live
- Ketika melakukan IG live, jangan lupa untuk memotret momen bersama dan mempostingnya di IG Story masing-masing.
- Pastikan untuk menyebutkan akun Instagram dari orang-orang yang terlibat dalam momen tersebut.
Pesan Penutup
Overview: Pada bagian ini, Ides memberikan pesan penutup dan motivasi bagi para foodpreneur.
Motivasi Bagi Para Foodpreneur
- Setiap masalah pasti memiliki jalan keluarnya, maka selalu utamakan solusi.
- Kuatkan diri sendiri sebelum memulai bisnis karena tantangan akan selalu ada.
- Teruslah belajar karena belajar adalah hal yang penting dalam meraih kesuksesan.
Closing Statement
- Fokus pada solusi atau poin-poin pesan yang menguatkan bagi teman-teman yang baru ingin memulai bisnisnya.
- Ingatlah bahwa tantangan akan selalu ada, maka kuatkan kaki dan tangan serta mental.
- Jangan pernah pantang semangat dan fokus pada solusi.
Ucapan Terima Kasih
- Terima kasih kepada para penonton yang telah menyaksikan acara ini hingga akhir.
- Semoga sharing yang diberikan dapat bermanfaat bagi para foodpreneur dan menjadi berkah bagi Ides dan keluarganya.