MANPRO 12.0 Project Procurement Management
Pengenalan tentang Project Procurement Edition
Ikhtisar Bagian: Video ini membahas tentang pengadaan proyek dan pentingnya pemahaman tentang pengadaan barang dan jasa dari pihak luar. Outsourcing dan offshoring juga dibahas sebagai bagian dari strategi pengadaan.
Pengertian Pengadaan Proyek
- Pengadaan proyek adalah memperoleh barang atau jasa dari pihak luar.
- Dikenal juga sebagai pembelian atau outsourcing.
Alasan untuk Melakukan Outsourcing
- Mengakses keterampilan dan teknologi yang tidak dimiliki oleh perusahaan atau proyek.
- Mengurangi biaya.
- Memungkinkan fokus pada kompetensi inti.
- Memberikan fleksibilitas.
- Meningkatkan akuntabilitas melalui kontrak.
Aktivitas Manajemen Pengadaan Proyek
- Perencanaan Manajemen Pengadaan:
- Merencanakan barang atau jasa yang akan dibeli.
- Menentukan kontrak, anggaran, dan proses pembelian.
- Pelaksanaan Pengadaan:
- Memilih penjual berdasarkan kriteria tertentu.
- Menyetujui kesepakatan dan menangani kontrak.
- Pengendalian Profil Man:
- Mengontrol produk atau jasa yang disepakati dengan penjual.
- Penutup Manajemen Pengadaan:
- Menyelesaikan aktivitas terkait pengadaan proyek.
Rencana Manajemen Pengadaan
- Mendeskripsikan bagaimana proses pengadaan akan dikelola.
- Dokumentasi yang mencakup Statement of Work (deskripsi pekerjaan), perkiraan biaya, dan analisis teknik.
Statement of Work
- Deskripsi pekerjaan yang harus dilakukan oleh vendor atau penjual.
- Berisi ruang lingkup, jadwal pengumpulan deliverable, kriteria penerimaan, dan kebutuhan tambahan.
Analisis Teknik
- Digunakan untuk menentukan apakah pembelian atau penyewaan lebih baik.
- Melibatkan perhitungan waktu dan biaya.
Rencana Manajemen Pengadaan
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang rencana manajemen pengadaan proyek dan komponen-komponennya seperti Statement of Work dan analisis teknik.
Komponen Rencana Manajemen Pengadaan
- Statement of Work:
- Deskripsi pekerjaan yang harus dilakukan oleh vendor.
- Menentukan ruang lingkup, jadwal, kriteria penerimaan, dan kebutuhan tambahan.
- Analisis Teknik:
- Digunakan untuk menentukan pembelian atau penyewaan berdasarkan perhitungan waktu dan biaya.
- Expert Judgment:
- Menggunakan penilaian ahli untuk membuat perencanaan pengadaan yang efektif.
- Reservasi Produk/Jasa:
- Membuat reservasi terlebih dahulu untuk produk/jasa yang akan dibeli.
- Menentukan spesifikasi dan perkiraan harga.
- Makeup by Analisis Teknik:
- Menggunakan analisis teknik umum untuk menentukan metode pembelian atau penyewaan.
Keputusan Pembelian atau Penyewaan
- Melibatkan perhitungan waktu dan biaya.
- Membandingkan harga sewa dengan harga beli beserta biaya operasional.
Perencanaan Pengadaan
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang perencanaan pengadaan proyek, termasuk pembuatan dokumen rencana pengadaan dan komponen-komponennya seperti Statement of Work dan analisis teknik.
Dokumen Rencana Pengadaan
- Mendeskripsikan bagaimana proses pengadaan akan dikelola.
- Berisi Statement of Work (deskripsi pekerjaan) dan perkiraan biaya.
- Komponen-komponennya bervariasi tergantung pada kebutuhan proyek.
Statement of Work
- Deskripsi pekerjaan yang harus dilakukan oleh vendor atau penjual.
- Menentukan ruang lingkup, jadwal, kriteria penerimaan, dan kebutuhan tambahan.
Analisis Teknik
- Digunakan untuk menentukan apakah pembelian atau penyewaan lebih baik berdasarkan perhitungan waktu dan biaya.
Pengadaan Barang dan Jasa
Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas tentang pengadaan barang dan jasa, termasuk pertimbangan dalam membeli atau menyewa item yang dibutuhkan.
Perencanaan Profil Man
- Dalam tahap perencanaan, penting untuk menentukan apakah ada profil vendor yang sudah bekerja sama sebelumnya.
- Seleksi calon penjual juga dilakukan dengan meminta mereka memberikan penawaran atau mengikuti prosedur pengadaan yang ditetapkan.
Pengiriman Dokumentasi ke Calon Penjual
- Setelah mengidentifikasi calon penjual, beberapa dokumen seperti request for proposal (RFP) dan request for quotation (RFQ) dikirim kepada mereka.
- RFP digunakan untuk mengumpulkan proposal dari calon penjual, sedangkan RFQ digunakan untuk meminta penawaran harga.
Evaluasi Proposal dan Pemilihan Penjual
- Pembeli harus menyediakan kriteria evaluasi sebelum menerima proposal atau penawaran dari calon penjual.
- Faktor-faktor seperti spesifikasi teknis, harga, track record vendor, dan presentasi teknis dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan penjual.
Pengendalian Procurement
- Setelah kontrak ditandatangani dengan vendor terpilih, pembeli harus memastikan bahwa kinerja vendor sesuai dengan persyaratan kontrak.
- Melibatkan profesional hukum dapat membantu dalam pengelolaan kontrak secara legal.
Penutupan Proses Pengadaan
- Setelah semua pekerjaan selesai, penting untuk mengevaluasi apakah semua pekerjaan telah dilakukan dengan benar dan memuaskan oleh vendor.
- Catatan dan dokumentasi hasil akhir dari pengadaan harus diperbaharui dan disimpan untuk referensi di masa depan.
Kesimpulan
Ikhtisar Bagian: Bagian ini menyoroti pentingnya pengadaan barang dan jasa yang efektif serta pengelolaan kontrak yang baik.
Pentingnya Pengadaan Barang dan Jasa
- Pengadaan barang dan jasa yang efektif dapat membantu organisasi mendapatkan solusi terbaik dengan biaya yang optimal.
- Pengelolaan kontrak yang baik memastikan bahwa semua pekerjaan dilakukan sesuai dengan persyaratan kontrak.
Tindakan Penting dalam Pengadaan Barang dan Jasa
- Tahapan perencanaan, pengiriman dokumen ke calon penjual, evaluasi proposal, pemilihan penjual, pengendalian procurement, dan penutupan proses adalah langkah-langkah penting dalam pengadaan barang dan jasa.
Manfaat Profesional Hukum
- Melibatkan profesional hukum dalam pengelolaan kontrak dapat membantu memastikan kepatuhan hukum serta perlindungan kepentingan pembeli.
Evaluasi Hasil Akhir
- Evaluasi hasil akhir dari pengadaan termasuk penilaian terhadap kinerja vendor serta penyusunan catatan dan dokumentasi untuk referensi di masa depan.