MODAL Rp. 20.000 HEMAT 1,2 JUTA. MAU.??? MEMBUAT PUPUK PENETRAL PH TANAH PENGGANTI KAPUR DOLOMIT
Pengganti Dolomit: Larutan Kapur Jeruk
Overview: Dalam video ini, disajikan alternatif pengganti dolomit yang harganya semakin mahal. Larutan kapur jeruk dapat digunakan sebagai pengganti dolomit untuk memperbaiki pH tanah yang rendah dan memulihkan kesehatan tanah yang terlalu sering diberikan bahan kimia.
Perbedaan antara Dolomit dan Kapur Bangunan
- Dolomit memiliki rumus camgco32 dengan kandungan CaCO3 dan MgCO3, sedangkan kapur bangunan memiliki rumus kimia CaO atau kalsium oksida.
- Ketika CaO bertemu dengan air (H2O), akan menjadi Ca(OH)2 dengan pH 12.
- Kapur bangunan lebih murah daripada dolomit.
Bahan-bahan Pembuatan Larutan Kapur Jeruk
- Kapur bangunan sebanyak 3,5 kg
- Jeruk sebanyak 20 biji
- Air sebanyak 25 liter
Cara Membuat Larutan Kapur Jeruk
- Potong-potong jeruk bersama kulitnya dan blender bersama air sebanyak 500 ml sampai halus.
- Blender lagi sisa jeruk beserta kulitnya hingga habis.
- Campurkan larutan jeruk ke dalam wadah berisi kapur bangunan dan aduk rata.
Manfaat Penggunaan Larutan Kapur Jeruk
- Menggantikan kebutuhan dolomit untuk memperbaiki pH tanah yang rendah.
- Memulihkan kesehatan tanah yang terlalu sering diberikan bahan kimia.
- Harga kapur bangunan lebih murah daripada dolomit.
Kesimpulan
Larutan kapur jeruk dapat digunakan sebagai alternatif pengganti dolomit untuk memperbaiki pH tanah yang rendah dan memulihkan kesehatan tanah yang terlalu sering diberikan bahan kimia. Kapur bangunan, jeruk, dan air adalah bahan-bahan utama dalam pembuatan larutan ini. Harga kapur bangunan lebih murah daripada dolomit sehingga menjadi pilihan yang ekonomis bagi petani.
Membuat Larutan Kapur Cair untuk Pertanian
Overview: Dalam video ini, dijelaskan cara membuat larutan kapur cair yang efektif untuk menaikkan pH tanah pada sampel pengujian.
Persiapan Bahan-bahan
- Jeruk nipis
- Kapur tohor
- Air bersih
Membuat Larutan Kapur Cair
- Masukkan jeruk nipis ke dalam blender dan tambahkan air secukupnya.
- Blender hingga halus.
- Tuangkan campuran jeruk nipis ke dalam wadah besar.
- Tambahkan kapur tohor ke dalam wadah tersebut.
- Tambahkan air sebanyak 20 liter dan aduk hingga merata.
Pengukuran pH Larutan
- Diamkan larutan selama tidak ada gelembung yang meletup.
- Aduk-aduk secara merata.
- Ukur pH larutan menggunakan pH meter. Hasilnya adalah 12 kg, sesuai dengan apa yang tertera di Google PH caoh2 adalah 12.
Pencampuran dan Pengukuran Kembali
- Campurkan semua blenderan jeruk nipis lalu aduk-aduk secara merata.
- Ukur kembali berapa angka pH larutannya. Hasilnya adalah 11,8.
Penyimpanan Larutan Kapur Cair
- Tutup menggunakan penutupnya dan pastikan semua areal bisa tertutupin lalu ikat menggunakan tali pengikat.
- Simpan pada tempat yang teduh agar bisa bertahan sampai 6 bulan lamanya.
Pengujian pada Tanah
- Ukur terlebih dahulu sampel tanah yang mau diuji.
- Ambil dosis 25 ML per 2 liter airnya dan siramkan pada areal pengukuran yang mau diuji.
- Ukur kembali setelah satu hari kemudian. Hasilnya adalah 6,4.
Efektivitas Larutan Kapur Cair
- Setelah satu minggu, ukur kembali pH tanah. Hasilnya naik menjadi 6,5.
- Dosis larutan kapur cair bisa ditambah tergantung dari pengukuran pH tanah sebelumnya.
- Selain untuk menaikkan pH tanah, larutan ini juga bisa digunakan untuk mengendalikan asam-asaman pada tanaman padi.
Ucapan Penutup
Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara mengakhiri presentasinya dengan ucapan penutup.
- "Saya akhiri dengan ucapan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."