Rugi Miliaran Berkali-Kali, Sekarang Punya 69 Klinik Gigi #TheInnerCircle ft drg. Ita Lestari
Pengembangan AI dalam Klinik Gigi
Inovasi Teknologi untuk Diagnosis
- Pasien dapat menggunakan aplikasi untuk memotret gigi mereka dan mendapatkan informasi tentang kondisi gigi secara langsung.
- Awalnya, banyak pasien yang tertarik dengan aplikasi ini, tetapi ada masalah penipuan yang sering terjadi.
Pertumbuhan Klinik FDC
- Dokter Ita menjelaskan bahwa klinik FDC telah berkembang pesat dengan 69 cabang dan target mencapai 100 cabang tahun ini.
- Latar belakang dokter Ita sebagai mantan dokter gigi dan kini berperan sebagai pembantu umum dalam membantu pasien.
Tantangan di Dunia Kedokteran Gigi
Masalah Umum yang Dihadapi Pasien
- Tiga masalah utama yang dihadapi pasien saat pergi ke dokter gigi: biaya mahal, proses yang menakutkan, dan waktu tunggu yang lama.
Strategi Mengatasi Masalah Biaya
- FDC berusaha membuat layanan lebih terjangkau dibandingkan tukang gigi, meskipun banyak pasien masih memilih tukang gigi karena harga lebih murah.
- Perbedaan antara dokter gigi dan tukang gigi adalah pendidikan formal dan pelatihan medis yang dimiliki oleh dokter.
Membangun Kepercayaan Pasien
Edukasi Sebagai Kunci
- Di FDC, dokter tidak hanya bertindak sebagai pelaksana perawatan tetapi juga sebagai edukator bagi pasien mengenai kesehatan gigi mereka.
Mempercepat Proses Perawatan
- Penggunaan teknologi seperti kamera intraoral untuk memberikan visualisasi kepada pasien tentang kondisi giginya sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Mengurangi Ketakutan terhadap Dokter Gigi
Menciptakan Lingkungan Nyaman
- FDC berupaya mengubah persepsi negatif tentang kunjungan ke dokter gigi dengan menciptakan suasana klinik yang ramah dan menyenangkan.
Pelatihan Komunikasi untuk Dokter
- Para dokter dilatih dalam keterampilan komunikasi agar dapat menjelaskan prosedur dengan baik kepada pasien sehingga mengurangi rasa takut.
Visi Jangka Panjang Dokter Ita
Dari Praktik Mandiri ke Ekspansi Bisnis
- Cerita awal perjalanan karir dokter Ita dari praktik mandiri hingga memiliki visi untuk membuka banyak cabang klinik.
Pembelajaran dari Pengalaman Masa Lalu
- Pengalaman masa lalu di Surabaya membentuk pemikirannya tentang pentingnya pelayanan cepat dan efisien bagi pelanggan.
Pengalaman Membuka Apotek dan Klinik
Awal Mula Keterlibatan di Dunia Kesehatan
- Seorang ibu menghadapi kesulitan saat anaknya sakit dan apotek tutup, mendorongnya untuk meminta bantuan dari seorang apoteker.
- Ibu tersebut merasa bahwa apoteker tidak senang membantunya, yang memicu keinginan untuk memiliki apotek sendiri yang lebih ramah.
- Setelah anaknya sembuh, ia mencari informasi tentang membuka apotek tetapi menemukan biaya yang tinggi.
Perjalanan Memulai Usaha
- Dengan modal terbatas, ia mulai menjual obat-obatan dengan rak sederhana dari barang bekas.
- Ia mengelola warung obat sambil merawat anaknya dan berinteraksi dengan pelanggan untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.
- Dari pengalaman ini, muncul ide untuk mendirikan klinik bidan karena banyak permintaan dari masyarakat.
Tantangan dalam Mendirikan Klinik
- Meskipun tidak mampu membayar bidan secara penuh, ia belajar menjadi asisten bidan untuk membantu pasien melahirkan.
- Ia menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan klinik namun tetap gigih meskipun harus menggunakan peralatan seadanya.
Pertumbuhan Usaha
- Klinik berkembang pesat seiring waktu berkat pendekatan pelayanan yang berbeda dan interaksi positif dengan pasien.
- Pasien mulai berdatangan meski awalnya hanya sedikit; keberhasilan ini menarik perhatian teman-temannya.
Sistem dan Manajemen Klinik
- Menganggap pasien sebagai anugerah dan marketer tanpa dibayar; pelayanan baik membuat pasien merekomendasikan klinik kepada orang lain.
- Pasien datang dari jauh karena reputasi baik klinik; sistem manajemen perlu diperbaiki agar dapat menangani jumlah pasien yang meningkat.
Krisis Keuangan dan Kebangkitan
Masalah Keuangan di Tahun 2016
- Pada tahun 2016, klinik mengalami masalah keuangan parah hingga tidak mampu membayar kontrakan akibat penipuan internal.
- Audit dilakukan untuk mengetahui penyebab masalah keuangan; ditemukan bahwa uang hasil praktik dibagi-bagi tanpa disetorkan.
Refleksi dan Pembelajaran
- Merasa putus asa namun menyadari pentingnya tanggung jawab terhadap tim; memutuskan untuk memperbaiki sistem manajemen ke depan.
Tujuan Baru dalam Bisnis
Menemukan Tujuan Hidup
- Menyusun kembali tujuan bisnis agar fokus pada memberikan solusi bagi masyarakat daripada sekadar mencari keuntungan finansial.
Ekspansi FDC
Pengembangan Jaringan Klinik
- Berawal dari pengalaman pribadi dalam mencari tempat praktik dokter gigi, muncul ide untuk memperluas jaringan klinik gigi FDC.
Inovasi Teknologi di FDC
Penerapan Aplikasi Digital
- Ide pengembangan aplikasi muncul terinspirasi oleh Gojek; bertujuan mempermudah akses layanan kesehatan bagi pasien.
Kesimpulan Inovatif
- Pentingnya inovasi serta ketahanan mental dalam menghadapi tantangan bisnis agar dapat terus berkembang.
FDC Fest: Acara Pertama yang Berbeda
Persiapan dan Pelaksanaan FDC Fest
- FDC Fest adalah acara pertama yang diadakan oleh FDC, disiapkan dalam waktu dua bulan dengan bantuan teman-teman dan event organizer.
- Dalam satu hari, terdapat empat event berbeda, termasuk apresiasi untuk dekan-dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) se-Indonesia.
- Acara CSR dilakukan untuk driver Bluebert di GBK Senayan, memberikan sembako dan amplop rezeki sebagai bentuk apresiasi.
Konsep Unik dalam Event
- FDC memilih untuk mengadakan running sore daripada pagi seperti biasanya, diikuti dengan konser malam hari.
- Banyak skeptisisme terhadap konsep ini, namun banyak dukungan dari artis terkenal seperti Dewa, Mahalini, Rizki Febian, dan Tulus.
Peluncuran FDC Foundation
Tujuan dan Prinsip FDC Foundation
- FDC Foundation dibentuk dengan prinsip "give and receive", percaya bahwa memberi akan membawa penerimaan dari Tuhan.
- Fokus utama foundation adalah pendidikan, kesehatan, dan sosial; membantu mahasiswa terdampak COVID serta masyarakat kurang mampu.
Kegiatan Sosial dan Pendidikan
- Kegiatan CSR meliputi bantuan kepada mahasiswa kedokteran gigi dan perawat yang kesulitan membayar kuliah akibat pandemi.
- Selain pendidikan kedokteran gigi, juga mendukung berbagai bidang lain seperti teknik dan bisnis.
Dampak Bisnis dengan Tujuan Baik
Tips untuk Menciptakan Dampak Positif
- Pentingnya memiliki tujuan jelas dalam berbisnis; menghitung berkah dari Tuhan bisa menghasilkan lebih dari sekadar angka matematis biasa.
- Silaturahmi dianggap penting untuk membuka peluang baru; pengalaman pribadi menunjukkan bahwa menjalin hubungan dapat membawa rezeki tak terduga.
Penutup
- Diskusi menekankan pentingnya menemukan tujuan dalam bisnis agar dapat memberikan dampak positif bagi orang lain.