Module 1.6
Module 1.6
Memulai Karir sebagai Virtual Assistant
Overview: Dalam video ini, pembicara akan berbagi cerita tentang bagaimana ia dan dua orang lainnya memulai karir mereka sebagai virtual assistant. Mereka membahas tantangan yang dihadapi dan kesuksesan yang dicapai selama perjalanan mereka.
Memulai Karir Sebagai Virtual Assistant
- Pembicara mulai bekerja sebagai account executive di sebuah perusahaan fashion sebelum akhirnya harus berhenti karena ingin fokus mengurus anak.
- Setelah anak masuk TK, pembicara merasa ingin bekerja tapi tetap bisa mengurus anak di rumah. Ia membaca artikel tentang seorang wanita yang menjadi PRT Amerika dan berpenghasilan 20.000 dollar sebulan.
- Pembicara mencari tahu tentang Virtual Assistant dan belajar dari warnet karena belum memiliki koneksi internet sendiri di rumah.
- Setelah empat bulan bekerja di warnet, pembicara berhasil memasang internet sendiri dirumah dan mulai merekrut orang lain untuk bergabung dalam virtary.
- Virtary didirikan tanpa modal sama sekali dengan hanya menggunakan laptop jadul. Kini, virtary adalah top leader Nvidia port dengan penghasilan lebih dari enam ratus ribu dollar hanya di-upload aja Dan Hampir 4 ribu dollar diberbagai platform lainnya klien kami saat ini 60% adalah klien lama yang sudah bertahun-tahun bersama feat Terry dan Sisanya adalah klien-klien baru lain-lain kita itu umumnya perusahaan startup dan pesan-pesan menengah.
Pengalaman Menjadi Virtual Assistant
- Seorang mahasiswa komunikasi bergabung dengan virtary sebagai asisten pada awalnya, tetapi kemudian memutuskan untuk menjadi virtual assistant secara penuh waktu.
- Selama bekerja di virtary, ia belajar banyak hal seperti melakukan meeting untuk pertama kalinya, marketing, data entry, sosial media, dan grafik design.
- Meskipun masih menjalani pendidikan di perguruan tinggi, ia dapat membayar uang kuliah sendiri dari hasil bekerja di virtary. Ia juga dapat mengembangkan fashionnya di bidang digital marketing dan graphic design.
- Pembicara telah mematahkan stigma bahwa menjadi virtual sekretariat atau personal asisten itu harus dilakukan oleh wanita saja. Menurutnya tidak ada pekerjaan yang tidak dapat kita lakukan selama ada kemauan untuk belajar dan bekerja keras.