Misteri 3 Pertanyaan Tuhan Yesus | Yohanes 21:15-19
Menggembalakan Domba-Domba Tuhan
Overview: Pdt. Nyoman Jepun membuka Yohanes 21:15-19, di mana Yesus bertanya tiga kali kepada Petrus apakah ia mengasihi-Nya.
Pertanyaan Tautologi
- Yesus menggunakan pertanyaan tautologi ketika bertanya kepada Petrus.
- Pertanyaan ini berulang sebanyak tiga kali.
- Pertanyaan pertama dan kedua menggunakan kata "agapao" untuk menyebut kasih bebasnya.
- Pertanyaan ketiga menggunakan kata "phileo" untuk menyebut kasih persahabatan.
Jawaban Petrus
- Petrus menjawab pertanyaan pertama dan kedua dengan mengatakan bahwa ia mengasihi Yesus seperti seorang sahabat (menggunakan kata "phileo").
- Ketika Yesus bertanya untuk yang ketiga kalinya, Petrus menjawab bahwa ia memilih Yesus sebagai pilihan hidupnya.
Makna dari Pertanyaan dan Jawaban
- Pertanyaan tautologi menunjukkan betapa pentingnya kasih dalam hubungan dengan Tuhan.
- Jawaban Petrus menunjukkan kesediaannya untuk memilih hidup bersama Tuhan dan melayani-Nya.
Pentingnya Mendengarkan Firman Tuhan
Overview: Pdt. Nyoman Jepun merenungkan makna dari Yohanes 21:15-19 dan mengajak pendengar untuk merenungkan pentingnya mendengarkan firman Tuhan.
Merenungkan Firman Tuhan
- Pdt. Nyoman Jepun mengajak pendengar untuk merenungkan makna dari Yohanes 21:15-19.
- Mendengarkan firman Tuhan dapat membawa berkat dan kebahagiaan dalam hidup beriman kita.
Kesimpulan
- Pertanyaan tautologi menunjukkan betapa pentingnya kasih dalam hubungan dengan Tuhan.
- Jawaban Petrus menunjukkan kesediaannya untuk memilih hidup bersama Tuhan dan melayani-Nya.
- Mendengarkan firman Tuhan dapat membawa berkat dan kebahagiaan dalam hidup beriman kita.
Pertanyaan Ketiga dan Perintah Gembalakan Domba-domba Ku
Pada bagian ini, pembicara membahas pertanyaan ketiga yang diajukan Tuhan Yesus kepada Petrus dan perintah gembalakan domba-domba-Nya.
Pertanyaan Ketiga
- Tuhan Yesus bertanya kepada Petrus untuk ketiga kalinya, "Apakah engkau mengasihi Aku?" (Ayat 17)
- Petrus menjawab dengan menangis bahwa ia mengasihi Tuhan sesuai kemampuan dan kadar kasih yang dimilikinya. (Ayat 17)
- Pembicara menekankan bahwa Tuhan tidak menuntut lebih pada kemampuan seseorang dalam mengasihi-Nya, melainkan meminta agar setiap orang mengasihi-Nya sebanyak mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Perintah Gembalakan Domba-domba Ku
- Tuhan Yesus memberikan perintah kepada Petrus untuk gembalakan domba-domba-Nya. (Ayat 15-17)
- Pembicara menyebutkan bahwa perintah ini tidak hanya berarti memberi makan rumput pada domba, tetapi juga merawat mereka secara keseluruhan.
- Pembicara menekankan pentingnya dampingi domba-domba Tuhan sampai tuntas ketika melaksanakan tanggung jawab pelayanan.
Salibnya Menarik
Pada bagian ini, pembicara membahas tentang salib yang digunakan untuk menyalibkan Petrus dan bagaimana Petrus menanggapinya.
- Petrus meminta agar ia tidak disalibkan seperti Tuhannya, karena ia merasa tidak layak. (Ayat 18)
- Pembicara menyebutkan bahwa salib yang digunakan untuk menyalibkan Petrus menarik perhatian karena posisi kepala di bawah dan kaki di atas.
- Pembicara menekankan bahwa Petrus benar-benar mengasihi Tuhan secara ekstrem dan totalitas, meskipun hanya dengan kadar kasih yang dimilikinya.
Mengasihi Tuhan dengan Totalitas
Overview: Pada bagian ini, pembicara mengajak kita untuk mengasihi Tuhan dengan totalitas dan memberikan contoh dari tindakan Petrus dalam melakukan hal tersebut.
Mengasihi Tuhan dengan Totalitas
- Kesenangan telinga sesaat bukanlah cukup, tetapi totalitas mulut dan tindakan kita harus seirama dengan seberapa besar kita mengasihi Tuhan.
- Contoh dari tindakan Petrus yang memperlihatkan kesetiaannya dalam mengasihi Tuhan.
- Lakukanlah model mengasihi seperti itu dan berdoalah agar kita juga dimampukan oleh Tuhan untuk mengerjakan bagian kita.