Mahfud MD: Gilanya Korupsi di Negara Ini

Mahfud MD: Gilanya Korupsi di Negara Ini

Mengapa Kita Melakukan Reformasi

Overview: Pada tahun 2014, kepala PPATK Abdul Somad mengatakan bahwa jika celah korupsi di dunia pertambangan bisa dihapuskan, setiap kepala orang Indonesia akan mendapat uang 20 juta rupiah tanpa kerja apapun. Hal ini menunjukkan besarnya korupsi di dunia pertambangan dan sektor lainnya di Indonesia.

Besarnya Korupsi di Dunia Pertambangan

  • Pada tahun 2013-2014, jejak digital tentang hal ini masih dapat ditemukan di Google.
  • Kepala PPATK Abdul Somad pernah mengatakan bahwa setiap kepala orang Indonesia akan mendapat uang 20 juta rupiah tanpa kerja apapun jika celah korupsi di dunia pertambangan bisa dihapuskan.
  • Korupsi tidak hanya terjadi di dunia pertambangan, tetapi juga pada sektor kehutanan, perikanan, dan pertanian.

Pentingnya Melakukan Reformasi

  • Besarnya potensi korupsi dalam dunia pertambangan menunjukkan pentingnya melakukan reformasi.
  • Reformasi dilakukan untuk mengatasi masalah korupsi yang merajalela pada berbagai sektor di Indonesia.

Why Did We Do the Reformation?

Overview: In 2014, the head of PPATK Abdul Somad stated that if corruption loopholes in the mining industry could be eliminated, every Indonesian citizen would receive IDR 20 million per month without doing any work. This indicates the extent of corruption in the mining industry and other sectors in Indonesia.

The Extent of Corruption in the Mining Industry

  • In 2013-2014, digital traces about this issue can still be found on Google.
  • The head of PPATK Abdul Somad once said that every Indonesian citizen would receive IDR 20 million per month without doing any work if corruption loopholes in the mining industry could be eliminated.
  • Corruption not only occurs in the mining industry, but also in forestry, fisheries, and agriculture sectors.

The Importance of Reformation

  • The magnitude of potential corruption in the mining industry shows the importance of reformation.
  • Reformation is carried out to overcome rampant corruption problems in various sectors in Indonesia.
Video description

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyinggung maraknya kasus korupsi di Indonesia. Menurutnya, korupsi di Indonesia terjadi di beberapa sektor. "Saudara bayangkan berapa besar korupsi dunia pertambangan ini. Nah itu pertambangan, belum kehutanan, belum perikanan, belum pertanian, apa lagi? Gilanya korupsi di negara kita ini," ujar Mahfud. Baca Juga Pesan Jokowi dan Ma'ruf Amin Usai Johnny Plate Diperiksa Terkait Korupsi BTS 4G di https://www.kompas.tv/article/389248/... Hal itu diungkapkan Mahfud saat memberikan sambutan dalam sarasehan isu strategis "Sinkronisasi Tata Kelola Pertambangan Mineral Utama Perspektif Politik, Hukum, dan Keamanan" di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2023). Sahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Sosial Media Kompas TV Sukabumi: YouTube : https://www.youtube.com/c/KompasTVSukabumi/videos Instagram : https://www.instagram.com/kompastvsukabumi Facebook : https://www.facebook.com/redaksikompastvsukabumi Twitter : @ktvsukabumi TikTok : https://www.tiktok.com/@kompastvsukabumi