Mahalnya Nilai "TENANG", Seorang Analis Di Singapura Pilih Resign & Ternak Domba Di Desa!

Mahalnya Nilai "TENANG", Seorang Analis Di Singapura Pilih Resign & Ternak Domba Di Desa!

Memulai Peternakan Domba di Blitar

Overview: Surya, pemilik Garung Farm di Blitar, Jawa Timur, bercerita tentang awal mula dirinya memutuskan untuk merintis peternakan domba dan kesulitan yang dihadapinya.

Awal Mula Merintis Peternakan

  • Ibu Surya menyuruhnya pindah ke Purwokerto untuk merintis peternakan.
  • Surya tidak terbiasa dengan bisnis online dan memilih untuk merintis peternakan domba di Blitar.
  • Setelah mencoba beberapa bisnis lain, akhirnya Surya memutuskan untuk fokus pada peternakan domba.

Alasan Memilih Peternakan Domba

  • Surya ingin mengikuti jejak ayahnya yang pernah menjadi penggembala domba.
  • Selain itu, banyak nabi juga merupakan penggembala kambing atau domba sehingga Surya ingin mengikuti sunnah mereka.
  • Surya senang dengan hewan peliharaan sejak kecil dan memiliki impian memiliki kebun binatang sendiri.

Tantangan dalam Merintis Peternakan

  • Sebelum merintis peternakan, Surya bekerja selama 10 tahun di bank BUMN.
  • Saat mulai merintis peternakan, tantangan utamanya adalah mencari informasi yang benar tentang cara beternak yang baik dan benar.
  • Surya mengalami banyak kesulitan di awal-awal, seperti kematian ternak dan indukan yang lumpuh karena kurangnya pengetahuan tentang nutrisi dan pakan yang tepat.
  • Menurut senior-senior peternak, ada lima hal penting dalam berternak: pakan, kandang, proses pemeliharaan, nutrisi, dan gizi.

Kesimpulan

Surya memulai peternakan domba di Blitar setelah mencoba beberapa bisnis lain. Awalnya ia menghadapi banyak kesulitan dalam merintis peternakan karena kurangnya pengetahuan tentang cara beternak yang baik dan benar. Namun, dengan tekad dan semangat pantang menyerah, akhirnya Surya berhasil membangun Garung Farm menjadi salah satu peternakan domba terbaik di Blitar.

Faktor Pertimbangan Penempatan di Jakarta

Ikhtisar Bagian:

Pada bagian ini, pembicara membahas faktor-faktor yang mempengaruhi keputusannya untuk pindah ke Jakarta dan pengalaman kerjanya di sana.

Alasan Pemindahan ke Kantor Pusat di Jakarta

  • Pembicara dipindahkan ke kantor pusat di Jakarta setelah bekerja selama 2 tahun di Jogja.
  • Salah satu tugasnya adalah memprakarsai kredit senilai 9 miliar rupiah.
  • Terdapat dugaan mark up laporan keuangan dalam kasus tersebut sehingga dilakukan audit internal.

Proses Audit Internal

  • Seluruh proses kredit, termasuk marketing dan analisis, diperiksa secara internal.
  • Proses pemeriksaan berlangsung selama sekitar 6 bulan.
  • Pembicara merasa stres karena khawatir akan masuk penjara jika terbukti bersalah.

Risiko Bisnis vs. Kerugian Negara

  • Pembicara merasa takut akan masuk penjara karena kasus tersebut dapat dianggap sebagai kerugian negara bukan risiko bisnis.
  • Sebelumnya ada contoh-contoh kasus serupa yang membuat orang tidak sengaja melakukan kesalahan dan harus masuk penjara.

Pengalaman Jual Beli Ternak Sapi

Ikhtisar Bagian:

Pada bagian ini, pembicara membahas pengalamannya dalam jual beli ternak sapi dan kesalahan yang dilakukan.

Penjualan Ternak Sapi

  • Pembicara menjual 70 ekor sapi pada Idul Adha.
  • Pada Idul Adha berikutnya, ia mengalami kerugian karena hanya sedikit yang terjual.

Kesalahan dalam Pemberian Pakan

  • Salah satu kesalahan adalah memberikan pakan yang tidak bervariasi.
  • Nutrisi dari pakan tersebut kurang sehingga banyak sapi yang mati.
  • Kedua jenis pakan yang diberikan hanyalah rumput dan kulit kedelai.

Tertipu oleh Penjual

  • Pembicara pernah tertipu oleh penjual yang menjanjikan akan membeli kembali ternak jika tidak laku di Idul Adha.
  • Setelah Idul Adha, penjual tersebut tidak mau membeli lagi dan pembicara mengalami kerugian.

Pakan dan Tanaman Hias

Overview: Pada bagian ini, pembicara membahas tentang pengalaman bisnisnya dalam bidang pakan dan tanaman hias.

Pengalaman Berbisnis di Bidang Pakan

  • Terlalu nafsu untuk mendapatkan keuntungan cepat membuat pembicara terjebak dengan janji-janji palsu yang mengakibatkan kerugian.
  • Awalnya bisa mendapatkan keuntungan hingga 50 juta rupiah, namun akhirnya hanya menjadi dana belajar.
  • Hampir ditutup karena masalah rugi di bidang tanaman hias.

Pengalaman Berbisnis di Bidang Tanaman Hias

  • Harga per daun tanaman hias bisa mencapai 5 juta sampai 65 juta rupiah.
  • Pembicara sempat tergoda untuk berinvestasi di bidang ini karena melihat potensi keuntungan yang besar.
  • Tren dunia yang semakin meningkat membuat pembicara yakin bahwa bisnis ini akan sukses.
  • Namun, permintaan turun drastis setelah pandemi berakhir sehingga harga turun dari 150 juta menjadi 25 juta rupiah saja.

Saran dari Teman Bisnis

  • Pembicara mencari saran dari temannya yang sudah memiliki bisnis distributor besar di Purwokerto.
  • Temannya menyarankan agar pembicara tidak menutup bisnisnya dan mencoba memperdalam koneksi di Blitar terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk pindah ke Purwokerto.

Keputusan untuk Membuka Usaha Peternakan

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas keputusannya untuk membuka usaha peternakan setelah mendapatkan restu dari ibunya dan meminta petunjuk dari Allah.

Keputusan Langsung

  • Pembicara memutuskan untuk langsung membuka usaha peternakan setelah mendapat restu dari ibunya.
  • Ia memohon agar tempat tersebut tidak ditutup.
  • Meskipun ia belum tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, ia yakin bahwa keputusannya didukung oleh Allah.

Mencari Solusi

  • Pembicara merasa stuck karena belum menemukan jalan keluar dalam menjalankan bisnis peternakan.
  • Ia mencoba bertanya kepada teman-temannya yang memiliki pengalaman dalam bisnis peternakan, namun belum menemukan solusi yang tepat.
  • Salah satu temannya menyarankan agar ia mencoba untuk bertanya kepada Allah ketika merasa stuck dalam mengambil keputusan.

Mendapat Petunjuk dari Allah

  • Setelah meminta petunjuk kepada Allah, pembicara merasa lega karena akhirnya ia mendapatkan bimbingan dari seorang mentor di bidang peternakan.
  • Mentor tersebut memberikan solusi tentang cara menghemat biaya tenaga kerja dan memberikan pelajaran tentang pemberian pakan pada hewan ternak.
  • Pembicara juga belajar bahwa kambing dan domba adalah jenis ternak yang paling menguntungkan karena tidak tergantung pada pakan pabrikan.

Belajar dari Pengalaman

  • Pembicara belajar bahwa dalam bisnis peternakan, penting untuk mencari solusi dari berbagai sumber dan tidak hanya mengandalkan pengalaman orang lain.
  • Ia juga belajar bahwa kambing dan domba adalah jenis ternak yang mudah dipelihara karena makanannya bervariasi dan tidak tergantung pada pakan pabrikan.
  • Pembicara berhasil menemukan mentor di bidang peternakan setelah meminta petunjuk kepada Allah.

Kebun Jagung dan Pakan Ternak

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang kebun jagung yang habis dipanen dan pakan ternak.

Kebun Jagung

  • Kebun jagung yang habis dipanen masih dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak karena nutrisi gizinya terkonsentrasi.
  • Petani dapat membeli bibit jagung dari pembicara dan memberikan limbah kebun jagung mereka sebagai balasannya. Hal ini saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
  • Pohon-pohon di sekitar Blitar melimpah hijauan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak.

Pakan Ternak

  • Pembicara sedang mencoba mencari formula pakan yang ideal untuk menggemukkan ternak dengan harga yang terjangkau.
  • Percobaan dilakukan dengan memberikan 10 ekor ternak Booster feed dan 5 ekor lainnya diberi makan biasa untuk melihat hasilnya setelah 2 minggu.
  • Saat ini, ada sekitar 120 indukan domba dan beberapa kambing di peternakan tersebut. Pembicara ingin menambah jumlah indukan betina agar produksi meningkat menjadi lebih optimal.
  • Jenis domba cross XL dan dorper dipilih karena pertumbuhannya lebih cepat dibanding jenis lokal. Tujuan utama adalah untuk pedaging karena permintaan pasar yang tinggi.
  • Breeding disarankan untuk domba, sedangkan untuk penggemukan ternak harus memperhatikan pakan per kilo per hari konsumsi agar harganya tetap terjangkau.

Pemeliharaan Kambing

Overview: Dalam video ini, pembicara membahas tentang pemeliharaan kambing dan teknik yang digunakan untuk memastikan pertumbuhan optimal dan mencegah perkawinan sedarah.

Pemilihan Pakan

  • Penting untuk memberikan pakan yang tepat agar bobot kambing cepat naik.
  • Kambing perah lebih sulit dipelihara karena tidak boleh stres, tetapi memiliki cash flow harian dari susu.
  • Targetnya adalah tiga kali melahirkan dalam dua tahun.

Teknik Pembiakan

  • Anak kambing harus dicampur dengan pejantan lain setelah berusia satu setengah bulan.
  • Jika ada lebih dari dua anak, risiko cacat pada anak meningkat.
  • Recording penting untuk menghindari perkawinan sedarah dan memantau pertumbuhan anak.

Struktur Kandang

  • Ada beberapa jenis kandang termasuk terkoleksi dan lahiran.
  • Kotoran dikumpulkan untuk dijadikan pupuk organik cair atau padat.
  • Tanah lebih baik daripada plester karena amoniak dapat menimbulkan masalah kesehatan pada domba.

Kandang Ternak yang Ideal

Overview: Pada bagian ini, pembicara membahas tentang kandang ternak yang ideal dan memberikan tips untuk menjaga kebersihan kandang.

Kandang Ternak yang Ideal

  • Kandang ternak yang ideal harus memiliki panggung agar kaki atau alasnya cenderung kering dan tidak lembab.
  • Kelembaban pada kandang ternak dapat menyebabkan virus dan bakteri berkembang biak sehingga hewan lebih rentan terkena penyakit.
  • Domba dan kambing lebih cocok ditempatkan di panggung karena mereka tidak mudah terdampak oleh virus PMK.
  • Sapi yang ditempatkan di lantai tanah lebih rentan terkena virus PMK karena kukunya menjadi lembab.

Diskusi Tentang Riba

Overview: Pada bagian ini, pembicara membahas pengalamannya saat bekerja di bank dan diskusi tentang riba dengan teman-temannya di Singapura.

Diskusi Tentang Riba

  • Pembicara sempat mengalami kesulitan saat bekerja di bank karena harus berhadapan dengan riba.
  • Pembicara awalnya berargumen bahwa bunga bank tidak termasuk riba namun setelah mencari tahu, ia mengetahui bahwa bunga bank termasuk riba menurut fatwa MUI.
  • Pembicara merasa gelisah setelah mengetahui bahwa bunga bank termasuk riba dan akhirnya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di bank.
  • Pembicara menyadari bahwa uang tidak berbanding lurus dengan kebahagiaan dan ketenangan hati.
  • Meskipun penghasilannya besar, pembicara merasa tidak bahagia saat bekerja di bank dan lebih memilih untuk resign.

Resign dari Pekerjaan

Overview: Pada bagian ini, pembicara membahas alasan mengapa ia memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di Singapura.

Resign dari Pekerjaan

  • Pembicara merasa terbebani dengan pekerjaannya di Singapura karena harus berhadapan dengan riba.
  • Setelah ayahnya meninggal, pembicara merasa perlu untuk kembali ke Indonesia dan berbakti kepada ibunya.
  • Pembicara percaya bahwa keputusan untuk resign adalah petunjuk dari Allah dan membuatnya lebih bahagia meskipun penghasilannya lebih sedikit.

Menjadi Hamba yang Manja dan Tamak

Overview: Dalam video ini, pembicara membahas tentang bagaimana menjadi hamba yang manja dan tamak dalam menghadapi kehidupan. Ia menekankan pentingnya untuk selalu mengandalkan Allah dalam segala hal.

Mengandalkan Allah

  • Ketika kita semakin cepat nyerah, petunjuk dari Allah justru lebih cepat datang. Rasul sendiri berlindung dari mengandalkan diri sendiri bahkan untuk hal-hal sepele seperti mengedipkan mata.
  • Kita tidak boleh mengandalkan siapapun selain Allah bahkan diri sendiri untuk hal-hal sepele seperti itu.
  • Saat senang atau sehat, kita harus tetap ingat kepada Allah agar ketika susah nanti, kita akan diingat oleh-Nya.

Menjadi Hamba yang Manja

  • Pembicara ingin menjadi hamba yang manja dengan hanya mengandalkan Allah. Ketika ada masalah sedikit saja, ia meminta petunjuk kepada-Nya.
  • Jangan takut untuk menjadi hamba yang manja karena ketika kita meminta sesuatu kepada Allah dengan tulus hati, Dia pasti akan memberikan apa yang terbaik bagi kita.

Menjadi Hamba yang Tamak

  • Pembicara juga ingin menjadi hamba yang tamak akan rahmatnya Allah. Namun, ia menyadari bahwa tamak harus dibarengi dengan syukur atas apa yang telah diberikan oleh-Nya.
  • Kita harus berharap bahwa Allah memberikan yang terbaik namun jangan mudah terintimidasi oleh orang lain yang lebih maju atau sukses.

Motivasi dan Intimidasi

  • Penting untuk tetap termotivasi namun jangan terintimidasi. Jika kita terintimidasi, kita akan cenderung menghalalkan segala cara untuk mengejar kesuksesan.
  • Sebaliknya, jika kita termotivasi, kita akan berusaha melakukan yang terbaik dengan cara yang benar.

Pembicara menekankan pentingnya selalu mengandalkan Allah dalam segala hal dan menjadi hamba yang manja serta tamak akan rahmat-Nya. Kita juga harus tetap termotivasi namun tidak mudah terintimidasi oleh orang lain.

Video description

Semenjak kecil, pria yang akrab disapa Surya ini memang memiliki kecintaan dan hobi memelihara hewan. Selepas keluar dari pekerjaan yang sebelumnya, di tahun 2020 ia memutuskan mendirikan sebuah peternakan kambing domba yang diberi nama Garum Farm. Di farm miliknya terdapat beberapa lini usaha diantaranya peternakan kambing domba, ikan hias, tanaman hias dan pengelolaan kohe menjadi pupuk. Lokasinya berada di Dusun Combong, Kel. Garum, Kec. Garum, Blitar, Jawa Timur. Saat awal memulai usahanya, ia mencoba memelihara 12 ekor kambing domba. Namun karena minimnya ilmu dan pengalaman, ternaknya banyak yang cacat dan mati. Penyebabnya berasal dari faktor pakan yang tidak diperhatikan dengan baik, asal-asalan, sehingga nutrisi dan gizinya tidak terpenuhi. Setelah belajar ke beberapa peternakan seniornya, faktor pakan merupakan hal penting, pakan itu harus bervariasi ragam hijauannya, dan itu semua bisa diperoleh darimana saja, atau yang sekarang istilah populernya ternak sukses tanpa ngarit. Surya mengakui bahwa dirinya minim sekali basic di bidang peternakan. Ia berpesan bagi para pemula yang sedang tertarik beternak, di era digital sekarang terdapat begitu banyaknya informasi, tugas kita adalah menyaringnya. Jangan sampai jadi korban konten, asal saja menerima informasi yang bisa berakibat gagalnya usaha seperti dirinya dulu. Pernah ada moment dimana dirinya stuck tidak tau harus berbuat apalagi terhadap usahanya. Sudah mencoba bertanya ke beberapa rekanan, kerabat hingga sahabat. Tetap saja belum menemukan jawaban yang sesuai. Lalu salah seorang sahabatnya pun memberinya masukan untuk mencoba meminta saran kepada sang ibu dan berdoa memohon petunjuk. Setelah itu ia merasa berbagai kemudahan datang silih berganti. Kini Garum Farm telah menemukan pola managemen pakannya dengan baik, sehingga angka kematian ternak bisa diminimalkan, produktivitas ternak pun meningkat. Banyak pelajaran menarik yang bisa dipetik dari proses perjalanan Garum Farm Blitar ini, saksikan tayangan selengkapnya hanya di channel Pecah Telur dalam segmen Tandur dengan judul “Mahalnya Nilai "TENANG", Seorang Analis Di Singapura Pilih Resign & Ternak Domba Di Desa!”. Garum Farm Blitar WA: +62 857-3694-2362 Tiktok: https://www.tiktok.com/@garumfarm #PeternakanKambingDomba #PakanTernak #GarumFarmBlitar #PecahTelur ====================================== PecahTelur Official Facebook! https://www.facebook.com/PecahTelur.id Instagram! https://www.instagram.com/pecahtelur.id/ TikTok! https://vt.tiktok.com/ZSJwjBax5/ For business enquiries please contact WhatsApp : 0813-3005-1711 https://wa.me/+6281330051711 or email : relations@telur.studio Sincerely, TELUR.STUDIO Bertumbuh Bersama