Teknik Sampling Limbah Cair Industri Tahu_Kimia Lingkungan_A_Kelompok 5_Pend. Kimia FKIP UNS
Pengenalan
Overview: Dalam video ini, kelompok 5 kimia lingkungan akan mempraktikkan tata cara pengambilan sampel limbah pada industri tahu di daerah Mojosongo.
Kunjungan ke Pabrik Industri Tahu
Overview: Kelompok 5 mengunjungi pabrik industri tahu di daerah Mojosongo yang dimiliki oleh Ibu Sukma. Pabrik ini mengolah 300-400 kg kedelai untuk menjadi tahu dan menghasilkan limbah padat, cair, dan gas.
Proses Pengolahan Limbah
Overview: Menantu dari Ibu Sukma menjelaskan proses perendaman kedelai, penggilingan, pemasakan, penyaringan, pengasaman hingga penggumpalan dan pencetakannya sampai dengan pembungkusan. Limbah padat berupa ampas tahu dijual ke industri lain untuk dijadikan tempe gembus. Limbah cair berasal dari air pada proses pengasaman dan dialirkan ke dalam aliran yang mana akan menuju suatu pola untuk diproses menjadi biogas.
Penggunaan Biogas
Overview: Biogas digunakan untuk mempercepat api pembakaran pada proses pemanasan atau pemasakan kedelai. Setelah air juga yang digunakan pada proses pengasaman dialirkan ke dalam penyimpanan limbah yang cukup besar yaitu berada di bawah tanah di dalamnya berisi limbah-limbah hasil biogas yang sudah tidak digunakan.
Pengambilan Sampel Limbah
Overview: Kelompok 5 mengambil sampel limbah di tiga titik, yaitu dihasilkannya limbah setelah proses pengasaman, setelah pengolahan menjadi biogas, dan di area sungai atau di tempat akhir pembuangan limbah. Botol yang digunakan dicuci terlebih dahulu dengan deterjen dan dibilas dengan air bersih sebelum digunakan. Limbah yang tidak berbahaya langsung diambil menggunakan tangan yang telah dilindungi latex.
Penutup
Overview: Video ini memberikan referensi tentang teknik pengambilan sampel limbah yang baik dan benar pada industri tahu. Kelompok 5 pamit undur diri dan memohon maaf atas segala kekurangannya.
Ubah video apa pun menjadi ringkasan seperti ini
Video YouTube, rapat, kuliah. Dengan transkrip, pencarian, dan chat.