TITIK TERANG | MENDAKI GUNUNG : MELIHAT SEMESTA DALAM DIRI | SYAIFUL KARIM  | BSI

TITIK TERANG | MENDAKI GUNUNG : MELIHAT SEMESTA DALAM DIRI | SYAIFUL KARIM | BSI

Musik dan Sapaan

Overview: Pada awal video, terdapat musik dan tepuk tangan. Kemudian dilanjutkan dengan sapaan pembuka.

Sapaan Pembuka

Overview: Dilakukan sapaan pembuka setelah musik berhenti.

Bismillahirohmanirohim

Overview: Dilakukan bacaan "Bismillahirohmanirohim" setelah sapaan pembuka.

Salam Pembuka

Overview: Dilakukan salam pembuka setelah bacaan "Bismillahirohmanirohim".

Sapaan dalam Berbagai Bahasa

Overview: Dilakukan sapaan dalam berbagai bahasa seperti Om Swastiastu, Namo Buddhaya, dan Sampurasun.

Doa untuk Makhluk Hidup di Semesta

Overview: Dilakukan doa untuk seluruh makhluk hidup di semesta agar senantiasa hidup berbahagia. Disadari bahwa tidak hanya ada makhluk yang kelihatan tetapi juga banyak makhluk yang tidak kelihatan.

Reinkarnasi sebagai Hukum Alam

Overview: Reinkarnasi bukan soal keyakinan karena sudah menjadi hukum alam. Harapannya adalah kita bisa mengurangi penderitaan semua makhluk dan menjadi sumber cinta serta sukacita bagi semesta.

Syukur atas Karunia Semesta

Overview: Mari bersyukur atas karunia semesta yang diberikan pada kita tanpa kita memintanya. Kita awali kajian dengan membaca Hamdalah.

Sapaan dengan Kelembutan dan Cinta

Overview: Kita sapa semua orang dengan kelembutan dan cinta serta berkepribadian Tuhan. Dilakukan pembacaan basmalah.

Topik: Mendaki Gunung

Overview: Topik kali ini adalah mendaki gunung untuk melihat semesta dalam diri.

Mendaki Gunung secara Fisik

Overview: Orang awam biasanya mengartikan mendaki gunung sebagai aktivitas fisik untuk melihat pemandangan indah.

Melihat Pemandangan yang Lebih Indah

Overview: Namun, jika sukses mendaki gunung secara akikat maka akan bisa melihat semesta dalam diri sendiri yang jauh lebih indah daripada pemandangan lahir.

Tidak Bisa Mencintai Diri Sendiri

Overview: Banyak orang belum tahu rahasia ini sehingga hanya melihat tubuhnya saja dan tidak bisa mencintai dirinya sendiri karena tidak mengenali diri sejatinya.

Kebanyakan Orang Tidak Menjadi Diri Sendiri

Pada bagian ini, pembicara membahas tentang bagaimana kebanyakan orang tidak berhasil menjadi diri mereka sendiri dan hidup mereka dipenuhi dengan kepalsuan.

Kebanyakan Orang Tidak Menjadi Diri Sendiri

  • Hidupnya terseok-seok dengan apa kata orang tentang dirinya menjadi tawanan dari kebanyakan pikiran orang.
  • Mengijinkan dirinya di intervensi oleh otoritas, kekuasaan, keluarga, orang tua lingkungan.
  • Tidak berhasil menjadi dirinya sendiri dan tidak pernah bisa menghormati dirinya.
  • Hanya melihat dirinya songok daging yang sedang menunggu Semoga besok bahagia.

Pikiran Selalu Tentang Masa Depan dan Masa Lalu

  • Pikirannya selalu tentang masa depan dan masa lalu tidak pernah hadir di sini saat ini sekarang terombang-ambing oleh diri palsunya tidak pernah menjadi diri sejati.
  • Orang-orang yang semacam ini tidak punya harta susah karena kekurangan seandainya pun dia punya harta tetap susah karena kemelekatannya padahal dan orang yang semacam ini tidak pernah bahagia hanya berangan-angan untuk menjadi orang bahagia. Itulah Kebanyakan orang.

Bersyukur pada Dirimu Sendiri

  • Quran mengatakan bahwa orang yang bersyukur itu kata Allah.
  • Orang yang sudah menemukan kebesarannya dalam dirinya maka dia sudah menemukan kebenaran itulah kebenaran bukan benar salah dan orang yang menemukan kebenaran tidak akan terjebak oleh benar salah.

Gunung sebagai Simbol Ketinggian Kesadaran

  • Kata gunung dalam kitab suci ini lebih dari 70 ayat bicara kata gunung di Quran.
  • Gunung adalah simbolisasi dari ketinggian, simbolisasi dari puncaknya kesadaran dalam bahasa Quran sering disebut sidratil muntaha puncaknya kesadaran makanya para nabi para rasul Bertemu Tuhan di puncak kesadaran.

Kepribadian Tuhan

Overview: Dalam kesadaran rendah, seseorang mengalami ketiadaan Tuhan dan cahaya. Kebaikan adalah kehadiran Tuhan, sedangkan keburukan adalah ketidakhadiran-Nya.

Pentingnya Cahaya dalam Kehidupan

  • Orang yang melakukan kejahatan tidak memiliki cahaya di dalam dirinya.
  • Kegelapan berbeda dengan cahaya karena cahaya adalah kehadirannya sedangkan kegelapan adalah ketidakhadiran cahaya.

Kerinduan Fisik vs Spiritual

  • Kerinduan fisik seperti mengunjungi tempat-tempat suci hanya akan terpenuhi jika disertai dengan kerinduan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
  • Banyak orang buta yang memimpin orang buta dan sok tahu padahal sebenarnya tidak tahu.

Pengalaman Pribadi di Jirona

  • Jirona merupakan tempat untuk menjatuhkan niat umroh yang artinya "datanglah kamu untuk melihat aku".
  • Ziarah Madinah penting dilakukan karena dapat membantu menemukan kunci masuk rumah Tuhan (qolbu) dan merasakan Manunggal dengan-Nya.

Siapa Syuhada?

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menjelaskan tentang siapa yang disebut sebagai syuhada dan syarat-syaratnya.

Syuhada

  • Syuhada adalah orang-orang yang sudah bisa bersyahadat dan terbuka matanya sehingga bisa menyaksikan jati dirinya.
  • Syarat menjadi syuhada adalah harus Uhud.

Pengalaman di Uhud

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menceritakan pengalamannya membimbing jamaah umrah di Uhud.

Bimbingan di Uhud

  • Saat membimbing jamaah umrah di Uhud, banyak dari mereka menangis dan teriak karena merasakan pengalaman yang luar biasa.
  • Meskipun dibimbing oleh orang buta, tetapi jika seseorang tidak memiliki kesadaran maka ia akan tetap buta dalam mencari arah belanjaan atau tujuan lainnya.

Fokus pada Doa dan Oleh-Oleh

Overview: Pada bagian ini, Ustadz mengingatkan agar fokus pada doa dan ibadah ketika melakukan perjalanan umrah/haji daripada hanya sibuk membeli oleh-oleh.

Fokus pada Doa dan Ibadah

  • Ketika melakukan perjalanan umrah/haji, sebaiknya fokus pada doa dan ibadah daripada hanya sibuk membeli oleh-oleh.
  • Terlalu fokus pada membeli oleh-oleh dapat# Siapa Syuhada?

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menjelaskan tentang siapa yang disebut sebagai syuhada dan syarat-syaratnya.

Syuhada

  • Syuhada adalah orang-orang yang sudah bisa bersyahadat dan terbuka matanya sehingga bisa menyaksikan jati dirinya.
  • Syarat menjadi syuhada adalah harus Uhud.

Pengalaman di Uhud

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menceritakan pengalamannya membimbing jamaah umrah di Uhud.

Bimbingan di Uhud

  • Saat membimbing jamaah umrah di Uhud, banyak dari mereka menangis dan teriak karena merasakan pengalaman yang luar biasa.
  • Meskipun dibimbing oleh orang buta, tetapi jika seseorang tidak memiliki kesadaran maka ia akan tetap buta dalam mencari arah belanjaan atau tujuan lainnya.

Fokus pada Doa dan Oleh-Oleh

Overview: Pada bagian ini, Ustadz mengingatkan agar fokus pada doa dan ibadah ketika melakukan perjalanan umrah/haji daripada hanya sibuk membeli oleh-oleh.

Fokus pada Doa dan Ibadah

  • Ketika melakukan perjalanan umrah/haji, sebaiknya fokus pada doa dan ibadah daripada hanya sibuk membeli oleh-oleh.
  • Terlalu fokus pada membeli oleh-oleh dapat membuat kita lupa untuk berdoa dan beribadah.

Bertemu dengan Kiblat

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menjelaskan tentang pentingnya bertemu dengan kiblat dalam perjalanan umrah/haji.

Bertemu dengan Kiblat

  • Penting untuk bertemu dengan kiblat karena kita memiliki dua sisi yaitu jasmani dan rohani.
  • Jasmani dihadapkan pada materi tidak apa-apa, tapi jiwa/batin harus dihadapkan pada sesuatu yang lebih penting seperti kitab suci atau Alquran.
  • Ketika melakukan perjalanan umrah/haji, kita harus mencari kiblat sejati yaitu kitab suci atau Alquran.

Ziarah ke Jabal Nur

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menjelaskan tentang ziarah ke Jabal Nur dan maknanya.

Ziarah ke Jabal Nur

  • Saat melakukan ziarah ke Jabal Nur di Mekkah, kita seharusnya mencari pusat kesadaran diri sendiri bukan hanya memanjat gunung secara fisik.
  • Gunung yang disebut dalam Quran adalah simbolisasi dari pusat kesadaran diri sendiri.
  • Dalam perjalanan umrah/haji, kita harus mencari pusat kesadaran diri sendiri agar bisa menemukan cahaya di atas cahaya.

Angka 7 dalam Perjalanan Umrah/Haji

Overview: Pada bagian ini, Ustadz menjelaskan tentang angka 7 yang sering muncul dalam perjalanan umrah/haji.

Angka 7

  • Angka 7 sering muncul dalam perjalanan umrah/haji seperti 7 kali tawaf, 7 kali Sa'i, dan lain-lain.
  • Jabal Uhud memiliki panjang sekitar 7 km.
  • Angka 7 memiliki makna yang istimewa dalam perjalanan umrah/haji.
Video description

Kajian Selasa, 8 November 2022 Produser : NOVRIANSYAH Operasional Produser : MD RUHANDA Cameraman : ARI RIJAL KANG DAN RAKA Equipment : MANG UJANG Video Editor : M D RUHANDA Original Music Opening & Closing Judul : WENING ASIH (Meditation Music) Music Arranger : M D RUHANDA Mohon untuk tidak mengcopy & mengambil Musik Opening & Closing. Terima kasih. Produksi : Teknologi & Kreatif BSI @copyright2022 Dan bagi para sahabat yang ingin belajar lebih lanjut, dan ingin berjumpa dengan Ayah Gu-Ru dapat menghubungi 0877-8169-5548 (Ayah Sugeng) Dan untuk para sahabat yang ingin membeli buku & kajian surat Ayah Gu-Ru dapat menghubungi 0851-6269-6907 (Aa Defa) #KAJIAN MAKRIFAT #SYAIFULKARIM #JATIDIRI