Inter VLAN Routing - Konsep dan Cara Konfigurasi
Cara Menghubungkan Dua VLAN yang Berbeda
Overview: Pada video ini, kita akan membahas bagaimana cara menghubungkan dua VLAN yang berbeda agar masing-masing device dapat saling terhubung satu sama lain. Konsep dasar VLAN adalah teknologi jaringan yang memungkinkan penggunaan satu jaringan fisik untuk dibagi menjadi beberapa jaringan virtual.
Konfigurasi VLAN pada Perangkat Cisco
- Untuk membuat VLAN pada perangkat Cisco, pertama-tama harus di-enable terlebih dahulu.
- Gunakan perintah "show vlan" untuk mengecek tabel VLAN. Secara default hanya ada satu VLAN ID dengan nama default.
- Gunakan perintah "vlan <id>" dan "name <nama>" untuk menambahkan dua buah VLAN baru (VLAN 10 dan 20).
- Cek kembali tabel VLAN untuk memastikan bahwa kedua VLAN sudah ditambahkan.
Tagging Interface ke dalam Setiap VLAN
- Langkah selanjutnya adalah melakukan tagging interface ke dalam setiap VLAN. Perhatikan interface yang digunakan dan masukkan ke dalam setiap VLAN sesuai dengan kebutuhan.
- Setelah melakukan tagging, cek kembali tabel port untuk memastikan bahwa setiap interface sudah ter-tagging dengan benar.
Inter-VLAN Routing Menggunakan Router
- Agar device dari masing-masing VLAN dapat saling terhubung, diperlukan inter-VLAN routing menggunakan router.
- Gunakan perintah "interface <nama interface>" dan "ip address <alamat IP> <subnet mask>" untuk mengkonfigurasi IP address pada setiap interface router.
- Setelah melakukan konfigurasi, cek kembali tabel routing untuk memastikan bahwa setiap VLAN sudah terhubung dengan benar.
Inter-VLAN Routing Menggunakan Switch Layer 3
- Selain menggunakan router, inter-VLAN routing juga dapat dilakukan menggunakan switch layer 3.
- Gunakan perintah "interface vlan <id>" dan "ip address <alamat IP> <subnet mask>" untuk mengkonfigurasi IP address pada setiap VLAN interface switch layer 3.
- Setelah melakukan konfigurasi, cek kembali tabel routing untuk memastikan bahwa setiap VLAN sudah terhubung dengan benar.
Konfigurasi VLAN pada Switch dan Router
Overview: Pada video ini dijelaskan bagaimana melakukan konfigurasi VLAN pada switch dan router.
Konfigurasi Mode Akses
- Interface ethernet 10 mengarah ke device client, maka perlu dikonfigurasi dengan mode akses.
- Gunakan perintah "switch port access vlan 10" untuk mengkonfigurasi interface ethernet 10 dan 11 ke dalam VLAN 10.
- Lakukan hal yang sama untuk interface ethernet 1/1.
Konfigurasi Tagging
- Gunakan perintah "switch port access vlan 20" untuk mengkonfigurasi interface ethernet 1/2 dan 1/3 ke dalam VLAN 20.
- Untuk menyederhanakan konfigurasi, gunakan perintah "interface range ethernet 1/2 -3" untuk mengkonfigurasikan kedua interface sekaligus.
- Cek konfigurasi menggunakan perintah "show vlan".
Konfigurasi Terang (Trunk)
- Interface yang menghubungkan switch dengan router harus dikonfigurasi dengan mode terang karena akan melewatkan lebih dari satu VLAN ID.
- Gunakan perintah "switch port trunk encapsulation dot1q" kemudian ubah modenya menjadi terang menggunakan perintah "switch port mode trunk".
- Cek konfigurasi terang menggunakan perintah "show interfaces terang".
Konfigurasi VLAN pada Router
- Lakukan konfigurasi VLAN pada router menggunakan aplikasi Winbox.
Menambahkan VLAN dan Alamat IP
Overview: Pada bagian ini, kita akan menambahkan VLAN dan alamat IP pada router Mikrotik.
Menambahkan VLAN 10 dan 20
- Tambahkan VLAN 10 dengan ID 10 dan interface ether2.
- Tambahkan juga VLAN 20 dengan ID 20 dan interface ether2.
Menambahkan Alamat IP pada Router
- Pasangkan alamat IP pada masing-masing interface vlan agar device yang ada di dalamnya bisa berkomunikasi.
- Tambahkan alamat IP untuk vlan 10 dengan alamat IP 192.168.1.254/24.
- Tambahkan alamat IP untuk vlan 20 dengan alamat IP 192.168.2.254/24.
Konfigurasi DHCP Server
- Setting DHCP server di sisi mikrotik agar PC mendapatkan alamat IP secara otomatis.
- Buat alokasi IP untuk vlan 10 dan pilih interface vlan tersebut.
- Buat alokasi IP untuk vlan 20 dan pilih interface vlan tersebut.
Pengujian Koneksi
- Lakukan pengujian koneksi dari sisi PC untuk memastikan bahwa setiap device sudah memiliki alamat IP yang sesuai dengan blok Network yang telah ditentukan sebelumnya.
Konfigurasi VLAN pada Cisco Packet Tracer
Overview: Pada video ini, dijelaskan bagaimana melakukan konfigurasi VLAN pada Cisco Packet Tracer.
Konfigurasi IP Address
- PC A memiliki alamat IP 192.168.1.10 dan subnet mask 255.255.255.0
- PC D memiliki alamat IP 192.168.2.9 dan subnet mask 255.255.255.0
- Ping dilakukan dari PC D ke PC A dan PCB untuk memastikan koneksi berhasil.
Konfigurasi VLAN
- Tanpa intervlan, device hanya bisa berkomunikasi dengan device yang berada dalam satu vlan.
- Router diperlukan untuk menghubungkan network yang berbeda.
- Terdapat dua vlan dengan network yang berbeda yaitu vlan 10 (192.168.1.x/24) dan vlan 20 (192.168.2.x/24).
- Materi ini dapat diimplementasikan menggunakan Cisco Packet Tracer atau Pinat Lab.
Kesimpulan
Pada video ini dijelaskan cara melakukan konfigurasi VLAN pada Cisco Packet Tracer, termasuk konfigurasi IP address dan penggunaan router untuk menghubungkan network yang berbeda melalui intervlan routing.