1 Hour Online Training: Scrum Project Management

1 Hour Online Training: Scrum Project Management

Pengenalan

Ringkasan Bagian: Bagian ini memperkenalkan pelatihan online Schramm Project Management dan pembicara, Wahyu Utomo.

Textbook yang Digunakan

Ringkasan Bagian: Bagian ini membahas textbook yang digunakan dalam materi, yaitu Sakramen XP oleh Hendrik, SS Kram Agennet Rubin, Screen Action oleh Andre Pump, dan Schramm Guide.

  • Empat buku tersebut direkomendasikan untuk panduan belajar yang komprehensif.

Durasi Pelatihan

Ringkasan Bagian: Bagian ini membahas durasi pelatihan dan topik-topik yang akan dibahas.

  • Pelatihan akan berlangsung selama satu jam dengan fokus pada pengenalan Scream.
  • Terdapat empat sub bab utama yang akan dibahas selama tiga hari: karakteristik pengembangan software, metodologi pengembangan software, desain korban, sertifikasi dari Scrum sendiri.

Mengapa Belajar Scrum?

Ringkasan Bagian: Bagian ini menjelaskan mengapa penting untuk mempelajari Scrum sebagai metode pengembangan software.

  • Lebih dari 50% proyek pengembangan software di dunia gagal.
  • Gagalnya proyek dapat disebabkan karena dibatalkan sebelum selesai atau tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna.
  • Semakin besar ukuran software, semakin besar pula tingkat kegagalannya.
  • Analogi tentang kesulitan dalam mengembangkan software: ketika seorang pelanggan menjelaskan kebutuhannya, pemahaman tersebut harus dipahami oleh Project Leader dan programmer agar dapat menghasilkan software yang sesuai dengan keinginan pengguna.

Mengapa Scrum?

Ringkasan Bagian: Bagian ini menjelaskan mengapa Scrum menjadi metode pengembangan software yang populer.

  • Scrum membantu meminimalkan risiko gagal dalam proyek pengembangan software.
  • Dalam Scrum, setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas untuk mencapai tujuan bersama.
  • Dalam Scrum, terdapat iterasi atau sprint yang memungkinkan tim untuk mengevaluasi kemajuan proyek secara berkala dan melakukan perubahan jika diperlukan.

Kesimpulan

Ringkasan Bagian: Bagian ini memberikan analogi tentang pentingnya memahami kebutuhan pelanggan dalam mengembangkan software.

  • Sebuah bisnis konsultan ingin dibuatkan software dengan spesifikasi tertentu. Namun, karena kurangnya pemahaman dari Project Leader dan programmer, akhirnya proyek tersebut gagal.

Pemahaman User dan Tantangan Software Development

Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang pemahaman user yang berbeda-beda dan tantangan dalam mengembangkan software.

Pemahaman User yang Berbeda-Beda

  • Setiap user memiliki pemahaman yang berbeda-beda terhadap suatu produk.
  • Masalah muncul ketika tagihan invoice dikirimkan kepada user dan harganya dianggap mahal.
  • Ketika user menghubungi software hostnya, tidak ada yang merespons karena tidak ada orang yang bertanggung jawab.
  • Tantangan bagi software development adalah bagaimana menangkap atau menggali kebutuhan user dengan baik.

Tantangan dalam Mengembangkan Software

  • Salah satu tantangan dalam mengembangkan software adalah memenuhi kebutuhan user dengan baik.
  • Ada tiga mayor metodologi pengembangan software: struktur desain (Waterfall), era the refid application development (fast development prototyping), dan agile development (extreme programming).
  • Waterfall metodologi memiliki pendekatan sistematis dimana satu tahap selesai baru bergerak ke tahap selanjutnya.
  • Paralel development merupakan pendekatan dimana beberapa versi dibuat secara bersamaan kemudian digabung menjadi satu sistem pada akhirnya.
  • Fast development prototyping menggunakan cash tool atau visual programming untuk membuat prototype dari suatu produk.
  • Agile development lebih adaptif dan fokus pada komunikasi antara tim pengembang dan user.

Pengembangan Wajah

Ikhtisar Bagian: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang pengembangan wajah dan prosesnya.

Proses Pengembangan Wajah

  • Proses dimulai dengan perencanaan, analisis, desain, dan implementasi versi satu.
  • Setelah itu dilakukan prototyping untuk membuat atom dari wajah.
  • Prototyping dilakukan menggunakan teknologi yang tersedia saat itu. Jika tim Java sedang sibuk, maka prototyping dapat dilakukan menggunakan Dotnet terlebih dahulu.
  • Setelah semua disetujui, barulah sistem diimplementasikan.

Jalur Pengembangan

  • Ada tiga jalur pengembangan: face development, line development, dan dsdm.
  • Extreme programming (XP) adalah salah satu metodologi dalam face development. XP memiliki tahapan planning-analisis-desain-implementasi tanpa dokumentasi formal.
  • Scrum adalah metodologi lain dalam face development. Tim terdiri dari 3-9 orang dan setiap sprint menentukan prioritas pekerjaan yang harus dikerjakan.

Perbedaan Waterfall dengan Sekarang

  • Waterfall bersifat sekuensial dengan satu tahap selesai baru bisa berpindah ke tahap berikutnya. Sedangkan sekarang lebih fleksibel dengan menentukan prioritas pekerjaan terlebih dahulu sehingga produk sudah bisa dilihat meskipun belum sepenuhnya selesai.

Pengenalan tentang Scrum

Ikhtisar Bagian: Bagian ini membahas pengenalan tentang Scrum dan beberapa alat yang digunakan dalam Scrum.

Contoh Dailies dan Tools untuk Scrum

  • Contoh dailies adalah Stand Up Meeting.
  • Beberapa tools yang digunakan dalam Scrum adalah Trello dan Kwire.
  • Ada dua organisasi yang mengakomodir sertifikasi Scrum, yaitu Scrum Alliance dan Scrum.org.

Sertifikasi untuk Scrum

  • Untuk sertifikasi Professional Scrum Master (PSM), dapat diambil melalui organisasi diskam.org.
  • Prasyarat untuk sertifikasi Professional Scrum Master (PSM) sendiri adalah mengikuti training resmi dari segera melianus.

Framework untuk Scramm

  • Framework untuk Scrumbadalah kerangka kerja dimana orang dapat mengatasi masalah yang kompleks pada saat bersamaan mereka juga dapat mengirimkan atau memproduksi produk yang bernilai tinggi secara produktif dan kreatif itu menurut schramm geet
  • Framework ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu ide produk, produk backlog grooming, sprint execution, inkremen produk, sprint review, dan sprint retrospektif.

Teori Scrub

  • Teori Scrub terdiri dari tiga bagian: transparansi, inspeksi, dan adaptasi.

Pengenalan Scrum

Overview: Pada bagian ini, akan dijelaskan mengenai pengenalan Scrum dan empat acara formal untuk melakukan inspection adab.

Empat Acara Formal untuk Inspection Adab

  • Ada empat acara formal untuk melakukan inspection adab yaitu screen cleaning, sprint planning, sprint review, dan sprint retrospective.
  • Screen cleaning terjadi ketika spring planning.
  • Sprint review dan sprint retrospective adalah dua acara yang dilakukan pada akhir setiap sprint.

Empat Hal Penting dalam Scrum Praktis

  • Ada empat hal penting yang harus dikuasai dalam Scrum praktis yaitu rules, event, artifacts, dan roles.
  • Rules mencakup tiga rolls yaitu product owner (PO), scrum master (SM), dan development team (DT).
  • Event mencakup empat kegiatan yaitu sprint planning, daily scrum, sprint review, dan sprint retrospective.
  • Artifacts mencakup tiga item yaitu product backlog, sprint backlog, dan increment.
  • Roles mencakup tiga orang yaitu PO sebagai pemilik produk yang bertanggung jawab memaksimalkan nilai bisnis dari produk yang dihasilkan oleh DT; SM sebagai fasilitator bagi tim pengembang; DT sebagai tim ahli yang bekerja untuk menciptakan produk.

Peran Product Owner

  • PO bertanggung jawab memaksimalkan nilai bisnis atau bisnis value dari suatu produk yang dihasilkan oleh DT.
  • PO adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan produk backlog.
  • PO harus memastikan bahwa produk backlog item yang dituliskan atau yang dimunculkan dapat dipahami oleh semua anggota Scrum.

Peran Development Team

  • DT adalah tim ahli yang bekerja untuk menciptakan produk yang berpotensi untuk dirilis di setiap akhir sprint.
  • DT memiliki karakteristik yaitu self-organizing, cross-functional, dan diskriminatif.
  • DT terdiri dari para ahli lintas fungsi seperti programmer, software tester, dan engineer.

Peran Scrum Master

  • SM bertanggung jawab dalam memfasilitasi tim pengembang agar dapat bekerja secara efektif dengan menerapkan prinsip-prinsip Scrum.
  • SM juga bertanggung jawab dalam menghilangkan hambatan atau impediment yang menghambat kinerja tim pengembang.

Peran Tim Pengembang dan Scrum Master

Overview: Pada bagian ini dijelaskan peran dari Tim Pengembang dan Scrum Master dalam pengembangan produk menggunakan metode Scrum.

Peran Tim Pengembang

  • Setiap anggota DT memiliki keahlian khusus atau bidang tertentu.
  • Bertanggung jawab terhadap produk yang akan dirilis.
  • Semua anggota bertanggung jawab untuk menyelesaikan sprint sesuai deadline.

Peran Scrum Master

  • Pemimpin yang melayani tim pengembang.
  • Tidak sama dengan Project Manager, tidak bertanggung jawab terhadap keseluruhan project.
  • Membantu orang-orang di luar tim untuk memahami interaksi yang bermanfaat dan tidak bermanfaat.
  • Melindungi tim dari gangguan-gangguan yang tidak penting.
  • Mengawasi tim dalam berinteraksi agar menciptakan produk dengan nilai bisnis yang besar.

Artifak pada Metode Scrum

Overview: Bagian ini menjelaskan tiga artifak pada metode Scrum yaitu Produk Backlog, Sprint Backlog, dan Increment.

Produk Backlog

  • Dikelola oleh Product Owner.
  • Berisi fitur, fungsi, enhancement atau bab yang nantinya akan dijadikan produk teknologi item.

Sprint Backlog

  • Dikelola oleh Development Team.
  • Berisi item-item dari Produk Backlog yang dipilih ketika sprint planning.

Increment

  • Hasil dari Produk Backlog item yang telah diselesaikan dalam satu sprint.
  • Total nilai bisnis dari seluruh sprint.
  • Harus memenuhi Definition of Done.

Produk Teknologi: Prioritas dan Atribut

Overview: Pada bagian ini, dijelaskan mengenai produk backlog item (PBI) yang merupakan daftar urutan dari seluruh fitur dirinya bisa fitur fungsi kebutuhan peningkatan atau enhancement termasuk bak jadi produk backlog sendiri ini nanti akan dinamis atau berevolusi seiring dengan perkembangan produk. Selain itu, juga dijelaskan mengenai atribut dari PBI dan prioritasnya.

Karakteristik Produk Backlog Item yang Baik

  • Produk backlog item yang baik memiliki tingkat kedetailan yang pas.
  • Harus pas detailnya.
  • Emergen atau muncul ketika product owner ada ide untuk membuat produk backlog item ide itu harus dituangkan dan dibuatkan produk backlog Item gitu ya jadi harus dimunculkan kemudian diestimasi.
  • Prioritas: Produk begleiten harus memiliki prioritas dinanti Pooh adus mengatur prioritas dari produk teknologi IPB.

Product Owner dan Sprint Backlog

Overview: Bagian ini menjelaskan tentang peran product owner dalam mengisi atribut PB. Selain itu, juga dijelaskan tentang sprint backlog sebagai daftar produk backlog item yang terpilih untuk dikerjakan di sprint tersebut untuk menghasilkan inkremen atau yang mencapai springroll yang sudah ditentukan.

Peran Product Owner

  • Product owner bertanggung jawab terhadap produk teklok.
  • Biasanya minta bantuan ke development team karena kebanyakan bukan orang teknis.

Sprint Backlog

  • Sprint backlog adalah daftar produk backlog item yang terpilih untuk dikerjakan di sprint tersebut untuk menghasilkan inkremen atau yang mencapai springroll yang sudah ditentukan.
  • Sprint backlog juga menggambarkan keadaan terkini mengenai sisa pekerjaan atau yang sedang dikerjakan oleh development team.

Sprint Backlog dan Definition of Done

Overview: Bagian ini menjelaskan tentang sprint backlog sebagai daftar produk backlog item apa saja yang akan dikerjakan disprin tersebut. Selain itu, juga dijelaskan tentang definition of done sebagai kriteria penyelesaian dari produk decklok item.

Sprint Backlog

  • Sprint backlog berisi produk backlog item apa saja yang akan dikerjakan disprin tersebut.
  • Kolom doing menunjukkan tas-tas mana yang sedang dikerjakan oleh development team.
  • Ada kolom kendala untuk menempel kendala-kendalanya.

Definition of Done

  • Produk decklok item dikatakan selesai ketika sudah memenuhi definition of done.

Inkremen dan Produk Backlog Grooming

Overview: Pada bagian ini, dijelaskan tentang inkremen dan produk backlog grooming.

Inkremen

  • Inkremen terbentuk ketika kondisi springbed clocknya seperti ini.
  • Output dari sprint exclusion inkrah menjadi produknya sudah mulai terlihat.
  • Potensi risiko produk ini pernah menentu inkremen itu sendiri.
  • Contoh hasil sprint exclusion atau sprint pertama tadi ya ketika Tadi saya sudah buat apa namanya produk decklok item login registrasi nah ini outputnya atau implementasinya.

Produk Backlog Grooming

  • Produk crop adalah daftar urutan seluruh fitur fungsi kebutuhan enhancement atau peningkatan termasuk perbaikan yang diperlukan oleh sebuah produk agar produk tersebut siap untuk dirilis di.
  • Kegiatan yang mengacu pada tiga kegiatan utama pada produk backlog item yaitu membuat baru, memperbaiki dari produk fake love item yang sebelumnya termasuk mengestimasi dan mengatur prioritas pengerjaannya.
  • Contoh hasil produk grooming setelah selesai ya Jadi ada banyak Nanti kemudian ditentukan mana yang penting mana yang medium mana yang sangat penting.

Sprint Planning dan Spring Cleaning

Overview: Pada bagian ini, dijelaskan tentang sprint planning dan spring cleaning.

Sprint Planning

  • Proses perencanaan pekerjaan yang akan dikerjakan dalam satu sprint perencanaan yang dilakukan di spring pending dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh anggota schramm.
  • Output dari spring cleaning sendiri adalah sprint backlog yang seperti ini.
  • Aktivitas-aktivitas yang dilakukan pada saat screen cleaning yang pertama pesertanya adalah semua anggota scram tim kemudian inputan dari kegiatan scanning adalah produk backlog.

Spring Cleaning

  • Pesertanya adalah semua anggota scram tim.
  • Inputan dari kegiatan scanning adalah produk backlog.
  • Waktu maksimal dalam spring cleaning adalah 28 jam ya Jadi untuk durasi springtime sendiri maksimal adalah delapan jam 02.00 untuk screen yang nilai apa namanya waktunya 1 bulan Jadi biasanya kalau misalnya 1 spring dua minggu harusnya screen planningnya kurang dari 8 jam kemudian skinflint ini dilaksanakan berulang aja di setiap awal sprint ya jadi misalnya status printscreen satu sudah selesai nanti sering2 harus ada screen cleaning lagi Hai nah kemudian yang tadi saya sampaikan untuk sprint yang durasinya lu.

Event dan Produk Backlog Grooming

Overview: Pada bagian ini, dijelaskan tentang event dan produk backlog grooming.

Event

  • Ada rolls ada rules Ada apa namanya artifak kemudian event jadi event di dalam scrapframe box itu ada.
  • Sprint planning, screen execution, screen review, dan screen retrospektif.

Produk Backlog Grooming

  • Kegiatan yang mengacu pada tiga kegiatan utama pada produk backlog item yaitu membuat baru, memperbaiki dari produk fake love item yang sebelumnya termasuk mengestimasi dan mengatur prioritas pengerjaannya.
  • Contoh hasil produk grooming setelah selesai ya Jadi ada banyak Nanti kemudian ditentukan mana yang penting mana yang medium mana yang sangat penting.

Alur Straightening

Overview: Pada bagian ini dijelaskan mengenai alur dari straightening, dimulai dari product owner menjabarkan tujuan yang ingin dicapai dalam 11 sprint kemudian product owner dan DT melakukan diskusi untuk menentukan sprint golnya. Selanjutnya, DT memperkirakan PBI dan proses pengambilan produk teknologi item ditentukan oleh development tim. Setelah itu dilakukan pendetailan produk dan PB-nya di detail kan menjadi beberapa tas.

Tujuan Sprint Gol

  • Product owner menjabarkan tujuan yang ingin dicapai dalam 11 sprint.
  • Product owner dan DT melakukan diskusi untuk menentukan sprint golnya.

Proses Pengambilan Produk Teknologi Item

  • DT memperkirakan PBI.
  • Proses pengambilan produk teknologi item ditentukan oleh development tim.

Pendetailan Produk

  • Dilakukan pendetailan produk.
  • PB-nya didetailkan menjadi beberapa tas.

Sprint Backlog dan Metode Estimasi Produk Teknologi Item

Overview: Bagian ini menjelaskan mengenai sprint backlog sebagai output dari sprint planning. Kemudian dijelaskan metode atau cara mengestimasi suatu produk teknologi item seperti Planning Poker, Pointer Story, Yuskes Point, dan Velocity Calculation.

Sprint Backlog

  • Sprint backlog adalah output dari sprint planning.
  • Contoh dari sprint backlog terdiri atas to doing, sprint gold berendam chat online item sama definition of.

Metode Estimasi Produk Teknologi Item

  • Metode atau cara mengestimasi suatu produk teknologi item seperti Planning Poker, Pointer Story, Yuskes Point, dan Velocity Calculation.

Sprint Execution

Overview: Pada bagian ini dijelaskan mengenai sprint execution sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh scram tim untuk memenuhi tujuan sprint. Sprint execution memiliki batasan waktu dengan durasi satu bulan atau kurang. Di dalamnya terdapat proses pembuatan inkremen yang selesai dan berpotensi untuk dirilis.

Sprint Execution

  • Sprint execution adalah pekerjaan yang dilakukan oleh scram tim untuk memenuhi tujuan sprint.
  • Sprint execution memiliki batasan waktu dengan durasi satu bulan atau kurang.
  • Di dalamnya terdapat proses pembuatan inkremen yang selesai dan berpotensi untuk dirilis.

Output dari Spring Exhibition

  • Output dari spring exhibition adalah inkremen.
  • Contoh dari inkremen adalah fitur login, melihat detail lagu, dan memutar free lagu.

Retrospektif, Idealisme Kram, Sprint Review, Sprint Retrospektif dan Rules

Overview: Pada bagian ini akan dibahas mengenai retrospektif, idealisme kram, sprint review, sprint retrospektif dan rules.

Retrospektif

  • Retrospektif dilakukan untuk menginspeksi produk yang semakin lama semakin membesar.
  • Informasi dari retrospektif dapat menjadi masukan untuk pengembangan produk selanjutnya.

Idealisme Kram

  • Idealisme kram adalah deskripsi posisi di dalam spring execution.
  • Hanya development team yang terlibat dalam stand-up meeting atau daily scrum.
  • Durasi waktu maksimal 15 menit dengan setiap anggota tim bergantian bercerita tentang aktivitas yang dikerjakan hari kemarin, kendala yang dihadapi dan rencana atau aktivitas hari ini.

Sprint Review

  • Sprint review diselenggarakan di akhir sprint untuk meninjau pekerjaan yang sudah diselesaikan.
  • Tim dan stakeholder berkolaborasi untuk mengecek hasil kerja dari sprint sebelumnya.
  • Hasil dari sprint review adalah produk backlog yang sudah direvisi dan akan diimplementasikan pada sprint berikutnya jika menjadi prioritas.

Sprint Retrospektif

  • Sprint retrospektif dilakukan setelah sprint review dan sebelum dilaksanakan sprint planning untuk menginspeksi jalannya sprint terakhir.
  • Tim merencanakan cara-cara untuk meningkatkan kualitas produk dengan memperbaiki penerapan framework scrum.

Rules

  • Rules adalah bagian dari proses scrum yang harus dihafal oleh scrum master.
  • Terdiri dari event, activex dan rules.

Sprint dan Produk Backlog

Overview: Pada bagian ini dijelaskan mengenai sprint dan produk backlog.

Sprint

  • Tidak boleh lebih dari empat minggu kemudian tidak ada jeda antara sprint.
  • Setiap sprint harus menghasilkan perangkat lunak yang berpontensi untuk dirilis atau bahasa lainnya adalah inkremental.
  • Screen review dilakukan maksimal empat jam untuk tren yang berdurasi satu bulan.
  • Screen retrospektif itu maksimal tiga jam.
  • Tidak ada jeda antara sprint review dan sprint retrospektif.

Produk Backlog

  • Produk backlog sendiri tidak memiliki aturan resmi atau paten dalam bentuknya, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
  • Tidak boleh ada dua produk backlog item atau fitur yang memiliki prioritas yang sama, artinya harus diprioritaskan nya berbeda.
  • PB dibuat berdasarkan tujuan produk atau sistem yang diharapkan.
  • Produk deadlock item dapat ditulis bentuknya user stories.
  • PB yg dibuat diperkirakan secara kolektif oleh tim yang akan mengimplementasikannya.
  • Schramm tim sendiri itu antara 3 - 9 orang termasuk PO (Product Owner), Scrum Master, dan DT (Development Team) Leader.

Grooming Produk Backlog

Overview: Pada bagian ini dijelaskan tentang grooming produk backlog.

Grooming Produk Backlog

  • Produk backlog dapat digulung kembali jika terdapat kekurangan pada saat sprint execution.
  • Stakeholder dapat menyarankan ide namun keputusan akhir tetap pada product owner.
  • Produk backlog harus mudah dilihat dan transparan.

Kesimpulan

Overview: Pada bagian ini dijelaskan kesimpulan dari materi project management yang telah disampaikan.

Kesimpulan

  • Sprint harus menghasilkan perangkat lunak yang berpontensi untuk dirilis atau bahasa lainnya adalah inkremental.
  • Tidak boleh ada jeda antara sprint review dan sprint retrospektif.
  • Produk backlog sendiri tidak memiliki aturan resmi atau paten dalam bentuknya, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
  • PB dibuat berdasarkan tujuan produk atau sistem yang diharapkan.
  • Produk deadlock item dapat ditulis bentuknya user stories.
  • Stakeholder dapat menyarankan ide namun keputusan akhir tetap pada product owner.
  • Produk backlog harus mudah dilihat dan transparan.
Video description

Scrum Project Management memperkenalkan dasar-dasar scrum framework dan penerapan teknik untuk mengelola berbagai program dan proyek yang kompleks. Scrum Project Management menyediakan metode perencanaan untuk mengendalikan ruang lingkup proyek dan memastikan proyek yang dibuat tetap sesuai jadwal. 1 jam training ini membahas topik berikut: 1. Karakteristik Pengembangan Software 2. Metodologi Pengembangan Software 3. Professional Scrum Certifications 4. Scrum Framework Download materi training pada link berikut https://1drv.ms/b/s!ApfXeY_5CADDhLBVPrJx3bfIO0OLug?e=0RxZPs Informasi selanjutnya terkait dengan Training Scrum Project Management silahkan kunjungi link berikut http://brainmatics.com/scrum-project-management/ Kenapa Nggak Ke Brainmatics Aja!

1 Hour Online Training: Scrum Project Management | YouTube Video Summary | Video Highlight