QnA Membebaskan Belenggu Diri (KANTIN QERM) Spiritual healing for living

QnA Membebaskan Belenggu Diri (KANTIN QERM) Spiritual healing for living

Pembukaan

Ikhtisar Bagian: Pada bagian ini, pembicara membuka acara dengan menyebutkan bismillah dan ucapan salam.

Pengenalan

Ikhtisar Bagian: Pembicara memperkenalkan dirinya dan menyampaikan pesan tentang bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.

Tema Kajian

Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa kajian rutin grm membahas tema-tema penting terkait dengan spiritualitas, parenting, keluarga, healing, dan diri sendiri. Pada kesempatan hari ini, pembicara akan membahas tema belenggu dalam diri kita.

Bersyukur dan Istighfar

Ikhtisar Bagian: Pembicara mengajak untuk bersyukur atas capaian-capaian gol-gol yang tercapai di Tahun 2022 dan menutup tahun tersebut dengan istighfar.

Spiritualitas, Mental, Emosional

Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa ketika bicara tentang diri orang termasuk kita pasti tidak lepas dari tiga bagian dalam diri kita yaitu spiritual lalu mental dan emosional.

Tema Hilang pada Waktu Liburan Akhir Tahun

Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa pada waktu-waktu liburan akhir tahun seperti ini banyak diantara kita banyak berlibur. Terkait dengan tema liburan, pembicara akan membahas tentang kenapa tema hilang itu kemudian muncul pada beberapa waktu terakhir.

Tema Belenggu dalam Diri Kita

Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa pada kesempatan hari ini, ia akan membahas tema belenggu dalam diri kita yang terkait dengan spiritualitas, mental dan emosional.

Spiritual, Mental dan Emosional

Ikhtisar Bagian: Pembicara menjelaskan bahwa ketika bicara tentang diri orang termasuk kita pasti tidak lepas dari tiga bagian dalam diri kita yaitu spiritual lalu mental dan emosional.

Contoh Kasus

Ikhtisar Bagian: Pembicara memberikan contoh kasus seorang ibu-ibu yang datang ke rumahnya dengan keluarganya. Anak laki-laki bungsunya adalah seorang pencuri, pemabuk dan pecandu narkoba. Pembicara memberikan ruang pemakluman untuk sang anak ini dan menyampaikan beberapa ayat di dalam surah at-taghabun sebagai cara menyikapi apa yang terjadi di dalam kehidupan mereka.

Belenggu Diri

Overview: Pada pertemuan ini, Ustadz Muhammad akan membahas tema Belenggu Diri dan Spiritual Healing. Ia juga memperkenalkan diri dari konsep berpikir hingga tema-tema yang akan dibahas.

Orang Saleh Mengalami Masalah

  • Orang-orang Saleh terdahulu ketika mengalami masalah mereka nongkrongnya di masjid.

Doa untuk Mengatasi Kesusahan

  • Rasulullah mengajarkan sebuah doa yang jika dibaca maka Allah akan menghapuskan kesusahan, kebingungan, dan memberikan kemampuan untuk melunasi hutang.

Pertolongan dari Sesuatu yang Membuat Sulit Menemukan Jalan Keluar

  • Abu umamah ditemui oleh Rasulullah dan tidak diberikan bantuan modal atau jalan keluar secara zahir. Namun, Rasulullah mengajak Abu umamah untuk melepaskan diri dari sesuatu yang membuat beliau sulit menemukan jalan keluarnya permasalahan beliau.

Menghadapi Ujian dengan Bijak

Overview: Dalam situasi ujian atau musibah, orang yang mengalami kesedihan dan kebingungan akan kehilangan kemampuan untuk mencari solusi. Oleh karena itu, penting untuk keluar dari perasaan sedih dan bingung terlebih dahulu sebelum mencari jalan keluar.

Pentingnya Keluar dari Perasaan Sedih dan Bingung

  • Orang yang mengalami ujian atau musibah pasti akan merasakan perasaan sedih dan bingung.
  • Perasaan ini hanya ada di dalam diri seseorang dan dapat membuat seseorang terbelenggu dalam dirinya sendiri.
  • Kesedihan dan kebingungan dapat membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk mencari solusi.
  • Jika seseorang tidak bisa keluar dari perasaan sedih dan bingung, maka dia tidak akan mampu melihat jalan keluar.

Bahaya Kesedihan dan Kebingungan

  • Kesedihan dan kebingungan dapat membuat seseorang putus asa.
  • Seseorang cenderung menyalahkan diri sendiri atau orang lain saat dalam kondisi panik, bingung, atau susah.
  • Hal ini dapat memperkeruh suasana sehingga masalah menjadi semakin rumit.

Belajar dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

  • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat bijak dalam menghadapi masalah.
  • Ketika Abu umamah datang kepada beliau dengan masalah hutang, beliau tidak langsung menunjukkan jalan keluar atau membicarakan kronologi masalah.
  • Beliau membiarkan Abu umamah untuk mengeluarkan perasaan sedih dan bingungnya terlebih dahulu sebelum mencari solusi.

Berlindung dari Azis

Overview: Dalam bait pertama, Imam Nawawi membahas tentang doa untuk berlindung dari Azis yang artinya ketidakberdayaan dan betul-betul tidak mampu. Bait kedua membahas tentang malas dan bingung sebagai masalah rohani yang membuat seseorang tidak bisa menyelesaikan masalahnya.

Doa untuk Berlindung dari Azis

  • Azis adalah ketidakberdayaan dan betul-betul tidak mampu.
  • Seseorang tidak mampu memanggul beban yang berat secara zahir maupun ikhtiar.
  • Ada fakta bahwa seseorang tidak bisa menyelesaikan masalahnya karena lemah secara zahir maupun ikhtiar.

Masalah Rohani: Malas dan Bingung

  • Malas adalah orang yang sebenarnya punya kapasitas namun enggan melangkah.
  • Ada sesuatu yang membayangi dirinya sehingga dia tidak bisa melangkah.
  • Ketakutan atau bakhil menjadi penyebab seseorang merugikan dirinya sendiri dengan tidak mengambil sesuatu yang manfaatnya.

Berlindung dari Ketakutan dan Bakhil

Overview: Dalam bait ketiga, Imam Nawawi membahas tentang doa untuk berlindung dari ketakutan dan bakhil. Ketakutan dalam hal ini adalah ketidakberanian untuk melakukan hal positif, sedangkan bakhil adalah takut merugikan diri sendiri dengan mengambil sesuatu yang manfaatnya.

Doa untuk Berlindung dari Ketakutan dan Bakhil

  • Ketakutan adalah ketidakberanian untuk melakukan hal yang positif.
  • Bakhil adalah takut merugikan diri sendiri dengan mengambil sesuatu yang manfaatnya.
  • Seseorang tidak berani mengambil resiko sehingga merugikan dirinya sendiri.

Peluang Ada Namun Tidak Berani Mengambil

  • Ada jalan keluar dan peluang di depan mata namun seseorang tidak berani mengambilnya.
  • Seseorang masih terbelenggu dengan situasi buruk di masa lalu sehingga enggan melangkah.

Sikap dalam Menghadapi Masalah

Overview: Dalam video ini, dijelaskan tentang sikap yang harus dimiliki ketika menghadapi masalah. Terdapat empat sikap yang harus dimiliki yaitu membebaskan diri dari sifat buruk, menyelesaikan problem internal dengan baik, berlindung dari hutang dan wakarir.

Membebaskan Diri dari Sifat Buruk

  • Orang seringkali mengambil orang baru dalam hidupnya sebagai panutan tanpa mempertimbangkan apakah itu benar-benar baik untuk dirinya.
  • Hal ini dapat menyebabkan sulitnya menemukan jodoh di kemudian hari karena menjadi terlalu memilih dan tidak adil dalam menilai seseorang.
  • Penting untuk melepaskan diri dari sifat buruk agar muncul sifat-sifat baik.

Menyelesaikan Problem Internal dengan Baik

  • Sebelum meminta pertolongan pada Allah, penting untuk menyelesaikan problem internal terlebih dahulu.
  • Salah satu contohnya adalah lilitan hutang yang dapat menyebabkan masalah yang berat setelahnya.
  • Berlindunglah dari keputusan sendiri yang ternyata merugikan diri sendiri.

Berlindung dari Hutang

  • Hutang merupakan keputusan sendiri dan dapat menyebabkan masalah jika tidak dikelola dengan baik.
  • Berlindunglah dari lilitan hutang agar tidak terjerembab dalam masalah yang berat setelahnya.

Wakarir

  • Terkadang problem bukan disebabkan oleh kita sendiri, melainkan situasi eksternal yang buruk.
  • Penting untuk bersikap baik dalam menghadapi problem tersebut.

Catatan: Video ini memberikan penjelasan tentang sikap yang harus dimiliki ketika menghadapi masalah. Sikap-sikap tersebut antara lain membebaskan diri dari sifat buruk, menyelesaikan problem internal dengan baik, berlindung dari hutang dan wakarir.

Belenggu Emosi dan Mental

Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang belenggu emosi dan mental yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. Dia juga memberikan beberapa tips untuk mengatasi masalah tersebut.

Pentingnya Mengatasi Belenggu Emosi

  • Orang yang tidak mampu mengatasi belenggu emosinya akan menjadi lemah dalam menghadapi masalah.
  • Belenggu emosi dapat menyebabkan fisik seseorang menjadi lemah.
  • Orang yang tumbuh dalam situasi emosi negatif cenderung memiliki pola pikir yang negatif.

Tips Mengatasi Belenggu Emosi

  • Bebaskan diri dari perasaan negatif seperti kesedihan, dendam, atau sakit hati terlebih dahulu.
  • Lepaskan perasaan lemah atau merasa tidak mampu sebelum mencoba menyelesaikan masalah.
  • Berlindunglah kepada Allah dari semua problem-problem ini.

Pentingnya Mengatasi Belenggu Mental

  • Belenggu mental dapat membuat seseorang merasa bahwa masalah itu begitu besar sehingga dia tidak mampu untuk melampaui batas kemampuannya sendiri.
  • Salah dalam memahami dan menyikapi problem adalah penyebab utama belenggu mental.

Tips Mengatasi Belenggu Mental

  • Perbaiki cara berpikir dan pemahaman kita terhadap suatu masalah agar kita bisa melihat jalan keluar dengan lebih jelas.
  • Berlindunglah kepada Allah dari perasaan dan sikap negatif yang dapat memperburuk belenggu mental.

Hidup dalam Bayang-bayang Masa Lalu

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang bagaimana kita seringkali hidup dalam bayang-bayang masa lalu dan sulit untuk menikmati kehidupan saat ini.

Kehidupan yang Berulang

  • Kita seringkali mengalami peristiwa hidup yang berulang-ulang, sehingga menyebabkan kita sulit menikmati kehidupan saat ini.
  • Meskipun kita sudah memasuki fase kehidupan yang baru, pikiran dan kondisi batin kita masih terjebak di masa lalu.

Penunggu Mental

  • Pembicara menjelaskan bahwa penunggu mental adalah seperti kacamata hitam yang membuat segala sesuatu terlihat gelap dan tidak nyaman.
  • Meskipun kita sudah berpindah dari satu fase kehidupan ke fase berikutnya, penunggu mental tersebut tetap ada dan membuat hidup kita tidak nyaman.

Spiritualitas sebagai Konsep Pengubah Hidup

Overview: Bagian ini membahas tentang pentingnya spiritualitas sebagai konsep pengubah hidup.

Spiritualitas sebagai Konsep Pengubah Hidup

  • Spiritualitas adalah satu-satunya konsep yang ada dalam Alquran dan sunnah, namun tidak ditemukan dalam konsep barat atau lainnya.
  • Spiritualitas dapat mengubah rute hidup seseorang secara drastis.

Kondisi Spiritual yang Salah

  • Ada kondisi spiritual yang salah yang dapat membuat seseorang mengalami benturan dari waktu ke waktu dan merasa putus asa.
  • Seseorang yang mengalami kondisi ini akan menggunakan semua kekuatannya untuk menyelesaikan masalah hidupnya, sehingga mudah merasa lelah dan putus asa.

Mengubah Hidup dengan Harta atau Keluarga

Overview: Bagian ini membahas tentang bagaimana harta atau keluarga tidak selalu bisa mengubah hidup seseorang.

Harapan pada Harta atau Keluarga

  • Seseorang seringkali berharap bahwa harta atau keluarga akan mengubah hidupnya secara drastis, namun kenyataannya hal tersebut tidak selalu terjadi.
  • Terkadang, harta atau keluarga justru menjadi penyebab masalah terbesar dalam hidup seseorang.

Belenggu Spiritual

Overview: Dalam bagian ini, pembicara membahas tentang belenggu spiritual yang dapat menghambat seseorang dalam mencapai kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Belenggu dari Orang Terdekat

  • Seseorang mungkin berharap untuk selalu mendapatkan pertolongan dan perlindungan dari orang-orang terdekat di sekitarnya, namun seringkali ujian dan masalah justru datang dari orang-orang tersebut.
  • Belenggu spiritual dapat berasal dari orang-orang terdekat seperti keluarga atau teman. Hal ini bisa membuat seseorang merasa tertekan dan tidak tenang meskipun memiliki karir yang sukses atau harta yang melimpah.

Perubahan Anak

  • Terkadang, anak yang sudah diberikan pendidikan terbaik oleh orang tua tiba-tiba berubah menjadi musuh. Hal ini tidak selalu logis karena seharusnya jika diajarkan dengan baik maka anak akan menjadi baik pula.
  • Doa-doa orang tua juga bisa berubah ketika anak tiba-tiba berubah perilaku. Mereka mungkin memohon agar anak mereka diberi hidayah atau hatinya dilunakkan.

Pesan dari Al-Quran dan Sunnah

  • Imam Qurthubi menyebutkan bahwa Allah pernah berdialog dengan Nabi Musa Alaihissalam bahwa siapa yang berbakti pada kedua orang tuanya maka dia akan diberikan rezeki seorang anak yang berbakti kepadanya. Namun, siapa yang durhaka pada orang tuanya maka dia akan mendapatkan rezeki seorang anak yang durhaka kepadanya.
  • Belenggu spiritual tidak bisa dijelaskan secara logis dan hanya disebutkan dalam Al-Quran dan Sunnah.

Menemukan Titik Masalah

  • Untuk melepaskan diri dari emosi atau penunggu mental ketika menghadapi masalah, seseorang perlu menemukan titik masalah yang ada dalam dirinya sendiri.
  • Seseorang mungkin tahu jalan keluar dari masalah yang dihadapinya, namun terbelenggu oleh belenggu minta dan spiritual.

Catatan: Bagian ini membahas tentang belenggu spiritual dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi hidup seseorang. Pembicara juga menyampaikan pesan dari Al-Quran dan Sunnah serta memberikan tips untuk melepaskan diri dari belenggu tersebut.

Belenggu Emosi dan Spiritualitas

Overview: Dalam rangkaian penjelasan doa, terdapat satu hal yang menarik yaitu menyandarkan totalitas seluruh problem kepada Allah. Bagi mereka yang memiliki masalah emosional atau traumatik di masa lalu, ketika kita masih memiliki Tuhan yang sama yaitu Allah, maka kita akan menemukan jalan keluar seperti Abu Umamah.

Menjalani Proses

  • Belenggu emosional berhubungan dengan spiritual.
  • Ada satu step dalam proses konseling yaitu Confession untuk mengakui bahwa kita punya belenggu.
  • Perlu tatap muka untuk membangun sudut pandang dan dibenahi dengan nas-nas Alquran dan Sunnah.
  • Meskipun tidak enak, Allah akan selesaikan jika kita mau menjalani prosesnya.

Spiritual for Living

  • Pada tanggal 15 Januari di Bandung akan ada spiritually for living One day training dari pagi sampai sore bagi teman-teman yang ingin bergabung.
  • Training ini tentang belenggu emosi dan mental serta spiritualitas.

Diskusi

  • Ada diskusi tentang kemampuan diri sendiri dan bagaimana mengatasinya.
  • Ada rencana event organizer untuk Joglosemar (Jogja Solo Semarang) namun belum ditemukan eo-nya.

Masalah Belenggu Spiritual

Overview: Dalam video ini, pembicara membahas tentang Belenggu Spiritual dan bagaimana kita dapat menyadari apakah kita terkena Belenggu tersebut. Pembicara juga membahas pentingnya hubungan baik dengan orang tua dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kehidupan kita.

Pentingnya Hubungan Baik dengan Orang Tua

  • Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan anak-anak mereka.
  • Al-Quran dan Sunnah menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang tua.
  • Menjaga hubungan baik dengan orang tua dapat mencegah terjadinya Belenggu spiritual pada diri kita.
  • Jika kita tidak menjaga hubungan baik dengan orang tua, maka kita sedang mewariskan keburukan pada anak-anak kita.

Menyadari Terkena Belenggu Spiritual

  • Ada beberapa tanda-tanda bahwa seseorang terkena Belenggu spiritual, seperti emosi yang tidak stabil atau sikap buruk pada orang tua.
  • Kita harus belajar untuk menyadari tanda-tanda tersebut agar bisa mengatasi masalah tersebut.
  • Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah kembali kepada Al-Quran dan Sunnah serta mendapatkan nasihat dari para ulama.

Tips Mengatasi Belenggu Spiritual

  • Lawan dan kalahkan diri sendiri untuk merendahkan hati kepada orang tua.
  • Lakukan yang terbaik untuk orang tua walaupun tidak nyaman atau walaupun kita merasa benar.
  • Kembali kepada Al-Quran dan Sunnah sebagai jalan keluar dari masalah ini.

Spiritual Healing

  • Pembicara akan mengadakan konseling di Mekkah dan Madinah untuk membahas masalah Belenggu spiritual secara lebih detail.
  • Konseling ini akan membantu para jamaah menjadi pribadi baru yang lebih baik dan mendapatkan keberkahan dari Allah.

Sikap Anak yang Tidak Diinginkan oleh Orang Tua

Overview: Dalam situasi di mana orang tua tidak menginginkan anaknya, seorang anak harus berusaha untuk tetap berbakti pada orang tua meskipun hal itu sulit dilakukan. Anak harus belajar untuk melawan dirinya sendiri dan tidak turuti semua nafsu serta ego.

Berbakti pada Orang Tua Meskipun Sulit

  • Sebenarnya pembahasan ini sangat panjang karena bukan sekedar soal-soal teori.
  • Biarkanlah orang tua kita meraih amalnya sendiri di sisi Allah yang buruk.
  • Latih dari kita untuk bersikap dan berbuat baik menghadapi situasi yang tidak nyaman itu jangan dituruti.

Melihat Sudut Pandang Positif pada Orang Tua

  • Melatih sudut pandang bahwa seburuk-buruknya orang tetap ada kebaikan yang perlu kita kemudian apresiasi sebaik-baiknya kita tetap ada keburukan.
  • Kita harus coba lagi sehingga kita jadi Balance lebih seimbang lebih lapang dalam melihat segala sesuatu.

Tidak ada pertanyaan atau diskusi selama transkrip ini.

Mengubah Orientasi dalam Hidup

Overview: Dalam video ini, Ustaz Nouman Ali Khan membahas tentang bagaimana mengubah orientasi hidup ketika sedang mengalami kesulitan dan penderitaan. Ia menekankan pentingnya memfokuskan diri pada tujuan yang lebih hakiki dan menjauhkan obsesi kita terhadap hal-hal duniawi.

Mengubah Orientasi Hidup

  • Alihkanlah obsesi kita pada tujuan yang lebih hakiki.
  • Fokus pada apa yang paling kita cari, karena itu akan menjadi ukuran apakah kita akan merasa sedih atau bahagia.
  • Putuskan apa yang ingin dicari terlebih dahulu, sehingga tidak menyita waktu dan energi kita.
  • Jangan menjebak diri dengan mencari istri/ suami ideal, karena itu hanya membuat kita tidak pernah bisa melihat rahmat Allah.
  • Ketika mengalami kesulitan dan penderitaan, jangan fokus pada ujian tersebut tetapi fokuslah pada ampunan Allah.

Sakit Sebagai Ujian

  • Orang yang menjalani sakit dapat mendapatkan ampunan dari sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.
  • Seseorang yang meninggal dalam keadaan sakit keras dapat meninggal dalam keadaan fitrah kembali suci seperti tidak membawa dosa sama sekali.
  • Musibah dan kesulitan dalam hidup dapat menjadi anugerah besar dari Allah Subhanahu wa Ta'ala jika dijalani dengan sabar.

Ahlul Afiyah vs Ahlul Musibah

Overview: Dalam video ini, Ustaz Nouman Ali Khan membahas tentang perbedaan antara Ahlul Afiyah (orang yang hidupnya penuh dengan kenikmatan) dan Ahlul Musibah (orang yang hidupnya penuh dengan musibah). Ia menekankan pentingnya bersabar dalam menghadapi ujian dan kesulitan dalam hidup.

Perbedaan Antara Ahlul Afiyah dan Ahlul Musibah

  • Ada dua kelompok orang dalam kehidupan, yaitu Ahlul Afiyah dan Ahlul Musibah.
  • Orang-orang yang semasa hidupnya penuh dengan musibah dapat mendapatkan anugerah besar dari Allah Subhanahu wa Ta'ala jika dijalani dengan sabar.
  • Ketika melihat orang lain mendapatkan anugerah lebih banyak daripada kita, jangan iri hati tetapi berdoalah agar diberikan kesempatan untuk hidup di muka bumi.

Sakit sebagai Ujian dan Cara Move On

Dalam bagian ini, Ustadz Muhammad Najib Haryani membahas tentang sakit sebagai ujian dari Allah dan cara move on dari musibah tersebut.

Sakit sebagai Ujian

  • Setiap sakit terasa dosa-dosa kita berguguran.
  • Berdoa agar dapat menghadap kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala tanpa membawa dosa.
  • Ada dua kelompok yaitu Ahlul Afiyah dan Ahlul Musibah.

Cara Move On

  • Mengubah sudut pandang dengan melihat banyak kebaikan yang akan diberikan oleh Allah.
  • Berdoa agar menjadi Ahlul Musibah yang disebutkan dalam hadis.

Informasi Program Umroh

Bagian ini memberikan informasi tentang program umroh yang akan datang.

  • Program umroh pertama sudah berlangsung.
  • Program umroh kedua Insya Allah akan diadakan pada bulan Oktober.
  • Untuk informasi lebih detail, silahkan hubungi nomor 0822 7930 668 atau kunjungi Instagram qrm official atau akun pribadi Ustadz Muhammad Najib Haryani.

Rekaman Kajian Rutin

Bagian ini memberikan informasi tentang rekaman kajian rutin yang akan dibagikan di kanal YouTube.

  • Rekaman kajian rutin ini akan dibagikan di kanal YouTube Muhammad Nadif Haryani.
  • Ada waktu yang diberikan untuk editing sebelum rekaman tersebut dibagikan.

Penutup

Bagian ini merupakan penutup dari kajian rutin kali ini.

  • Ustadz Firdaus dan Ustadz Aryani mewakili manajemen qrm memohon maaf atas segala kekhilafan dan kekurangan selama 2022.
  • Semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi semua orang dan menjadi amal jariyah.
  • Mohon maaf atas segala kehilangan dan kekurangan selama 2022.
  • Semoga kita semua mendapatkan kesempatan untuk menyebarkan lebih banyak lagi kebaikan di tahun 2023.
  • Terima kasih kepada Ustadz Muhammad Najib Haryani dan teman-teman semua yang telah hadir dalam kajian rutin kali ini.